Pages

Monday, September 29, 2008

Bubar Terakhir


Formasi buka bareng terakhir yang aku selenggarakan...
dari kiri ke kanan:
Berdiri: Andhika, Indra aka Oon, Asti aka bule
Duduk: Mira aka Meerun, Alien, Shita, Ayu.
(iya, emang aku yang slightly menyelenggarakan. Aku yang ngajakin orang-orangnya, kecuali Shita, dan aku juga yang inisiatif mesen tempat. LOL)

Senangnya bisa berkumpul dengan teman-teman lama...

we should do this more often, guys!

One thing is for sure: thanks, guys! you made my night!

Saturday, September 27, 2008

Setelah Lama...

Udah lama banget aku pengen masukin lirik dua lagu ini ke blog...
baru sekarang terlaksana...
akhirnya...

Di Album Nu Buzz 1.1, selain lagu kerennya Sind3ntosca dan lagu gila-nya Adhitia Sofyan, aku suka banget sama dua lagu ini.
Liriknya keren, musiknya juga enakeun.

Okay, first song first!

Drew - UNROMANTIC

Verse 1
Coba sekali diam dan dengarkan
Satu permintaanku padamu
Ku tak perlu sepucuk surat cinta
Atau janji manismu padaku

Verse 2
aku tak perlu setangkai bunga mawar
atau menghitung bintang di tengah malam
tak perlu lagi ada lagu cinta
atau rangkaian puisi tentang kita

Chorus
all the flowers you bought me
I threw it away
all the love songs you wrote me
I threw it away
the promise you gave me
I washed it away
and baby I love you,
but its just not the way

Verse 3
Coba sekali diam dan dengarkan
Satu permintaanku padamu
tak perlu lagi ada lagu cinta
atau rangkaian puisi tentang kita

Bridge
ooh baby I love you, you know I do
there's nothing more I want than you
but babe, that’s just not you.
its just not me,
we're not that romantic...


nice song, eh?
very representative too. *wink wink*

and the second song,

Closehead - Berdiri Teman

Kering kerontang jalan yang terbentang
Teka-teki hidup apalagi ini
Hati pun melemah saat 'kan kembali
pulang...

*
Tak usah berharap lebih 'tuk berlari
mungkin hari ini tak pernah kembali
Berjalanlah perlahan menyelesaikan hari...

Chorus:
Jangan kau jadikan satu kenangan yang memilukan
Berdiri teman
Jalan begitu banyak terbentang
jangan kau lewatkan tanpa harapan

Berdiri teman...
Dengan harapan...
Berdiri teman...

(Gali harapan...)

Kembali ke: *

Jangan jadikan... kenangan
Teka teki hidup yang nyata...
Jangan jadikan... kenangan...
teruslah berjalan perlahan...

Kembali ke: Reff (2x)


Lagunya keren banget...
walaupun kalimat di tiap liriknya gak sempurna dan maknanya bisa bikin kita mikir dulu, tapi lagunya tetep keren!

Last things,
Happy listening to this songs!
and Happy humming along with this songs!

Friday, September 26, 2008

How can I...

missed it???

Does anyone wants to buy it for me????
I'm still receiving any late birthday presents, you know...
or I'm gonna fully accepted if anybody wants to give me a present without any reasons or occasions.

The thing is, this book was out on June, and it's September now.
I'm pretty behind...
Who can I possibly blame for not being updated?

Good thing that I'm not missing my most favorite one.
The Princess Diaries X: Forever by Meg Cabot.

and as I wrote here, in my other postings, I love Meg Cabot so much because of her willingness to create a video about books that she's written.
It applies again in here.
and I'm soooooooo excited to wait for it to be published!
Too bad it won't be published until December 2008 or January 2009.
I can't wait!!!

Go Meg Cabot!

Monday, September 22, 2008

Wicked Sweet!

Jadi pertamanya tuh aku lagi di studio 8EH yang bersih dan rapi itu.
Awalnya udah mau berangkat kuliah waktu Alvan dateng.
Dia datang dengan muka kucel, khas orang lagi TA yang pengen cepet-cepet beres jadi gak sempet tidur.

Masuk ke studio, Alvan bawa-bawa amplop gede warna coklat.
Dengan santainya dia bilang ke aku, "Taro dimana nih?" sambil menyodorkan amplop coklatnya itu ke aku.
Aku langsung mengambil amplop coklat itu tanpa gairah. Palingan juga cd dan press release kiriman label.
Dengan sedikit penasaran, aku buka amplop coklatnya tanpa melihat kepada siapa sebenarnya si amplop ditujukan.
Sambil ngebuka amplop, gak sengaja aku ngeliat tulisan di bagian depan amplop,
Kepada: Aliendheasja Fawilia
General Manager 8EH Radio ITB
Gd. PAU ITB Lt. 8
Jalan Ganesha 10 Bandung

Aku langsung bersemangat secara tiba-tiba.
Siapa coba yang iseng ngirimin sesuatu buat aku. Pakai nama aku lengkap dengan jabatannya lagi. Plus ngirimnya ke 8EH. Agak gak mungkin buat kejadian, terlebih lagi karena aku baru naik pangkat belum sampai sebulan.

Sambil heboh-heboh dan deg-deg-an norak, aku teriak-teriak menginformasikan kehebohan aku ini.
Ayesh ikut bersemangat, "buka Al! buka! pasti ada surat cinta-nya di dalamnya!"
Aku cengar-cengir kampungan juga.

Pas aku berhasil membuka amplop coklat yang dilem dengan kuat, aku mendapati sesuatu yang dibungkus kado dengan sangat rapi.
Makin deg-deg-an bak anak SMP gitu deh aku.
Dengan gak sabar, aku merobek kertas kado pembungkusnya. Padahal biasanya aku gak pernah ngerobek bungkus kado. Sebisa mungkin bungkus kado aku reuse berulang-ulang. lol.
Setelah akhirnya terbuka dengan paksa, aku dapatilah isi kadonya itu berupa sebuah buku berjudul Budaya Korporat dan Keunggulan Korporasi.
Detik itu juga, aku tau, yang ngasi kado ini pasti si Alvan gila.
Gak bakalan ada orang lain di dunia ini yang bisa punya ide untuk ngasi aku sebuah buku dengan judul berat kayak gitu.

Setelah bungkus kadonya aku goyang-goyang, jatuhlah juga kartu selamat ulang tahunnya.
My second real birthday card indeed.




Setelah baca kartunya dan 100% yakin kalau itu yang ngasih adalah Alvan karena tanda-tangannya itu, aku langsung menyerang Alvan yang lagi sok tiduran di sofa.
I tickled, hugged, and almost kissed him. LOL













Maksudnya gini loh,
gak peduli deh dia ngasih kado apapun juga.
Tapi niat dia buat ngasi kado itu yang sangat-sangat aku hargai.
Belum lagi cara dia yang sok pake akting-akting segala dulu.
That was wicked sweet!

Thank you so much, Alvan!
I really appreciate it!
and I owe you something back, something big too, that's for sure.


Sunday, September 21, 2008

Pink - So What

this is one of the effect of TV Cable.
I watch MTV constantly and this song is played very often.
Funny lyrics and funny video clip.
and fyi, the main guy model in this video clip is Pink's real ex-husband.
isn't it cool? to write a song about your ex-husband and he actually doesn't mind himself being the model for the video clip.
so, gather sometime to watch MTV and watch the video also enjoy the song!
I guess I just lost my husband I don't know where he went
So I'm gonna drink my money I'm not gonna pay his rent (nope)
I've got a brand new attitude, and I'm gonna wear it tonight
I wanna get in trouble
I wanna start a fight

Na na na na na na na
I wanna start a fight
Na na na na na na na
I wanna start a fight

[chorus]
So, so what I'm still a rock star
I got my rock moves
And I don't need you
And guess what
I'm havin more fun
And now that we're done
I'm gonna show you tonight
I'm alright
I'm just fine
And you're a tool so
So what
I am a rock star
I got my rock moves
And I don't want you tonight

Unh Check my flow Uohhh

The waiter just took my table and gave it
to Jessica Simps (Shit!)
I guess Ill go sit with drum boy
at least he'll know how to hit (Oops)
What if this song's on the radio,
then somebodys gonna die! haha
I'm going to get in trouble, my ex will start a fight

Na na na na na na na
He's gonna start a fight
Na na na na na na na
We're all gonna get in a fight

[chorus]
So, so what I'm still a rock star
I got my rock moves
And I don't need you
And guess what
I'm havin more fun
And now that we're done
I'm gonna show you tonight
I'm alright
I'm just fine
And you're a tool so
So what
I am a rock star
I got my rock moves
And I don't want you tonight

You weren't there
You never were
You want it all but that's not fair
I gave you life
I gave my all
You weren't there, you let me fall

[chorus]
So, so what I'm still a rock star
I got my rock moves
And I don't need you
And guess what
I'm havin more fun
And now that we're done
I'm gonna show you tonight
I'm alright
I'm just fine
And you're a tool so
So what
I am a rock star
I got my rock moves
And I don't want you tonight

No no
No no, I don't want you tonight
You weren't there
I'm gonna show you tonight
I'm alright
I'm just fine
And you're a tool so
So what
I am a rock star
I got my rock moves
And I don't want you tonight

incase you're wondering...

there's one thing that I really love now: TV Cable.

So, after all these years of refusing my dad's offer about TV cable because I was afraid that I get even more lazy that I have been, I finally gave up.
Last week, I got cable installed to my TVs.
And I'm telling you this: I'm not a big fan of TV. I usually memorize all the good shows' schedule and turn the TV on only when it's necessary, like I'm on holiday and have nothing to do.
but with cable, it's different. I can sit forever and ever in my couch and just flick the channels back and forth, looking for some good shows. Believe it or not, I even got amazed by the commercials! Even worse, I could easily become a couch potato with cable.
But oh well, what the heck?
I'm happy and that's all that matters.

there's also one thing that I'm lazy doing: replying any sms.

No, honestly,
lately I've been really lazy to reply any kinds of sms (or text message, if that's more common to use).
No matter how urgent it is, how close I am with the sender, or how bad I need another reply from the sender, I'm totally lazy to reply any sms.
Sorry, my friends.
I know some of my friends are really excited about very cheap rate (or even free) for sms. I don't particularly care. I'm now in the mood of refusing to reply any sms.
Sorry again, friends, especially if you get offended.

Saturday, September 20, 2008

BACOT

Sebenernya sih aku gak ada masalah apa-apa sama filosofi dan prinsip hidup orang,
tapi kelakuan temenku ini udah gak sanggup aku tolerir lagi.

Jadi ceritanya, aku punya seorang teman yang prinsip hidupnya itu idealis banget.
kalau ketemu dia, omongannya cuma tentang kuliah sama organisasi.
gila deh pokoknya.

Soal kuliah, dia yang paling tau deh.
Mulai dari dosen paling muda, sampai dosen yang paling senior.
Mulai dari mata kuliah wajib yang susah, sampai mata kuliah pilihan yang paling sedikit penggemarnya.
Mulai dari gimana caranya dapet nilai A, sampai gimana caranya dapat beasiswa.

Soal organisasi juga,
dia kayaknya yang paling meresapi AD/ART.
Dia yang paling tau visi-misi.
Dia juga yang paling tau soal struktur organisasi harus kayak apa.
Dia juga yang paling tau posisi sebuah organisasi itu dimana dan akibatnya bagi lingkungan sekitarnya.

Yang paling aku capek dengernya, kalau dia udah berbagi tentang mimpi idealnya.
mimpi idealnya tentang segala macam hal.
Tentang kuliah yang baik gimana, dosen yang sempurna gimana, tentang organisasi ideal yang seperti apa.
Pokoknya ya, aku sih ngerasa kalau ngobrol sama dia gak bisa yang lucu-lucuan atau obrolan santai aja.
Kalau ngobrol sama teman yang satu itu, pasti kata-kata awalnya tuh kayak gini, "kalau saya mah kepikiran kayak gitu...."
Atau, "itu yang saya udah pikirin...."

Aku yang kapasitas otaknya hanya seadanya, muak juga sama setiap obrolan yang selalu jadi serius.
Aku yang punya salah satu cita-cita habis lulus mau hura-hura dulu di luar negeri, kayaknya gak nyambung aja ama dia yang pemikirannya jauh ke depan, contohnya habis lulus langsung mau kerja dan kawin.

dan, don't get me wrong ya,
aku sih udah bilang ke dia kalau pemikiran dia itu idealis banget dan kadang-kadang kalau aku lagi ngedengerin dia ngomong, aku suka gak nahan gitu, soalnya BACOT BANGET.
sekali lagi, hal ini udah aku kasi tau ke dia, tapi emang dia orangnya kayak gitu, jadinya aku gak bisa berbuat apa-apa lagi selain menghindar buat ngobrol sama dia.
tapi kadang-kadang, kalau aku terjebak harus ngobrol ama dia, sering banget ada rasa pengen menyumpal mulutnya dengan sesuatu, biar gak bisa ngomong apa-apa lagi.

trus ya,
bukannya aku mau come clean gitu.
pastinya ada sebagian dari pikiranku yang bersisi idealis juga tapi kayaknya aku bisa ngontrol sisi itu deh.
kok temen aku gak bisa ya?

Yah, setiap orang memang beda-beda.
kayaknya aku harus pasrah aja menerima perbedaan ini...

Friday, September 19, 2008

Pertanyaan Mematikan

Sebenarnya semua ini mulai dari buka puasa bareng 3IPA2 yang dilaksanakan di rumahku minggu lalu.
Acara puncaknya setelah makan-makan tuh ngomong ganti-gantian tentang kesibukan saat ini. Setiap yang ngomong, pasti selalu ditanyain tentang status. Ujung-ujungnya, aku dan Nita jadi ngitungin banyaknya anak 3IPA2 yang punya pacar. Hasilnya cukup mencengangkan karena baru dikit banget yang udah punya pacar.

Trus mamaku lagi hobi dateng ke Bandung.
Suatu malam, pas aku dan mama lagi buka puasa bareng, mama tiba-tiba bilang,
"Dhe, kata bou (tante dari pihak papaku, Bahasa Mandailing), Dhea jangan semua cowok dijadiin temen dong. Harus ada yang nyantol jadi pacar, jangan kayak Kak Vivi nantinya (sepupuku yang udah umur 30 tahun tapi belum nikah juga)."
Aku cuma bisa ketawa. Ada apaan nih mama ngomong kayak gitu?

Trus tadi buka bareng kelas 1-7.
Seperti biasa, yang punya pacar-nya dihitung lagi. Kebalikannya dari kelas 3IPA2, temen-temenku di 1-7 banyak banget yang udah punya pacar. Baik cowok maupun cewek.
Jadi deh, Aulin (salah satu temen deketku dan temen semeja waktu kelas 1-7 dulu) nanya,
"Alien, emang sekarang kamu gak punya kecengan ya? Gak lagi suka ama siapa gitu...?"
Aku jadi bingung jawabnya soalnya beneran gak ada. Gak ada cowok yang benar-benar beda dari teman-teman cowokku yang lain (aku gak mau pake kata 'spesial' soalnya geli, kayak gaya pacarannya anak SMP atau anak kampung gitu).
trus Aulin melanjutkan omongannya, "Masa sih Li, kamu udah 3 tahun di ITB gak deket sama cowok manapun juga?"
Aku cuma bisa ngeles, "Emangnya harus deket sama cowok ya? Gak terlalu penting sih buat aku. Aku gak se-desperate itu kok..."

Gara-gara omongan Aulin itu, aku jadi teringat kata-kata temenku, Samuel tercinta.
"Cewek di ITB itu ya, harusnya gampang dapet cowok. Orangnya mayoritas cowok gitu! Kalo lo belom dapet cowok di tahun kedua lo, berarti lo yang aneh!"
He IS pretty straight forward, indeed.
Walopun Samueng gak menujukan kalimat itu buat aku, tapi buat si Putri, tapi aku kesindir juga kali...

Trus, emangnya harus punya cowok ya?
Beneran aneh ya kalo gak punya pacar gitu?
Perasaan aku seneng-seneng aja sama kehidupan aku dan gak ngeliat sebuah urgensi untuk punya pacar.

Tapi walaupun begitu, kadang-kadang sih kepikiran juga.
Apalagi banyak banget temen-temenku yang pacaran dan orientasinya udah pengen nikah.
Bukannya aku iri atau gimana, cuma jadi pengen introspeksi diri aja kali ya.
Kira-kira kenapa ya aku gak punya kecengan sampai sekarang?
trus kira-kira kenapa belum ada cowok yang mau mencoba berhubungan dengan aku lebih dari sekadar teman?
Apa aku terlalu galak? terlalu straight forward aka blak-blak-an? terlalu independent? atau mungkin karena aku sama sekali gak manja dan udah punya prinsip hidup yang terpancarkan sebagai pendirian yang keras? (hahahhaha! apaan tuh?)

Gak tau deh.
Yang pasti sekarang sih aku nyantai-nyantai aja...
gak iri sama temen-temen yang punya pacar jadinya berusaha sekuat tenaga buat dapet pacar juga.
tapi, kalau cowok yang berani mencoba mendekati aku secara perlahan-lahan tapi tepat sasaran (dan FASIH ber-Bahasa Inggris), kenapa enggak?

Sunday, September 14, 2008

Akhirnya...

... Aku selesai juga baca buku yang berjudul My Name is Red.

sumpah ya...
aku udah gak inget lagi kapan aku mulai baca buku itu.
Kayaknya akhir bulan Juli kemarin deh, sampai akhirnya baru selesai beberapa menit yang lalu.
So it took me about 2 months to finish the book.
Parah!

Gini ya,
walopun bukunya itu menangin hadiah Nobel di bidang sastra pada tahun 2006, buku-nya itu ngebosenin banget.
masalahnya ya, buku ini tuh sangat sastra banget. Segala macam hal dijelaskan secara sangat detil.
nih contohnya:
Aku Adalah Merah

Aku ada di tempat penyimpanan anak-anak panah milik tokoh dalam Kitab Para Raja, Rustem, ketika ia mengelana demi mencari kuda jantannya. Aku menjadi darah yang muncrat saat ia membelah monster jahat menjadi dua bagian dengan pedangnya yang menakjubkan. Aku juga ada di lipatan kain penutup ranjang saat Rustem bercinta gila-gilaan di atasnya dengan putri rupawan seorang raja yang menerimanya sebagai tamu. Sesungguhnya dan sejujurnya, aku sudah pernah berada dimana saja. Aku muncul saat Tur mengkhianati Iraj dengan memenggal kepala saudaranya itu. Aku ada saat pasukan-pasukan legendaris dengan sangat spektakuler bagaikan sebuah mimpi, saling berhadapan dengan stepa-stepa, dan aku pun ada saat darah segar Iskandar berkilauan di hidungnya yang indah, setelah ia tersengat sinar matahari terik. Terus terang, aku juga terlihat di panji-panji perang musuh-musuh yang mengepung benteng, di atas taplak meja yang menutupi meja-meja hidangan pesta, di atas kain beludru para duta besar yang menciumi kaki sultan, dan dimana pun pedang yang legendanya disukai oleh anak-anak dilukiskan. Aku menghiasi karpet-karpet Ushak, hiasan dinding, jengger ayam-ayam jantan yang sedang bertarung, buah-buah delima, buah-buahan dari negeri dongeng, mulut Setan, garis halus yang digariskan di dalam pembatas gambar, bordiran lengkung di tenda-tenda, bebungaan yang nyaris tak terlihat jelas oleh mata telanjang yang dibuat hanya untuk kesenangan pribadi sang seniman, baju-baju yang digunakan oleh para perempuan menawan yang menjulurkan lehernya untuk melihat ke jalanan dari balik daun jendela yang terbuka, mata boneka burung sewarna buah ceri asam yang terbuat dari gulali, stoking-stoking yang digunakan para gembala, semburat fajar yang diceritakan dalam legenda-legenda, tumpukan mayat, ribuan orang yang terluka, puluhan ribu pasang kekasih, kesatria, dan shah. Aku senang sekali terlibat dalam adegan peperangan, dimana darah bermekaran seperti bunga candu; muncul pada jubah para penyair yang sedang mendengarkan musik di pinggiran desa, saat anak-anak lelaki tampan dan para penyair minum anggur; aku senang menghiasi sayap-sayap malaikat, bibir para perawan, luka-luka yang mematikan di tubuh mayat dan kepala-kepala yang terpenggal dengan rongga mata yang digenangi darah.


coba bayangkan, tulisan sepanjang itu hanya menceritakan tentang tempat-tempat warna merah sering ditemukan dalam sebuah lukisan.
gimana gak bosen coba?

tadi pas ngobrol-ngobrol sama beberapa teman, ada seorang oknum temenku yang bilang,
"lagian elo... pemenang nobel sastra kan bukunya pasti membosankan semua... orang bilang bagus juga, menurut gue gak ada yang bagus..."
Aku cuma bisa ketawa... mungkin bener juga apa kata temenku...

tapi, anyhow, aku sangat bangga pada diriku sendiri yang sudah berhasil menuntaskan membaca buku ini hingga akhir tanpa diselingi oleh buku lain.

buat yang pengen baca buku ini, aku ucapkan selamat membaca!
semoga gak cepet bosen!

Saturday, September 13, 2008

Lagi Ngetrend

ikutan ngisi ini yuuuuuuuuuuuuuukkkkkkkkkkkkkkk!!!!

di Bandung tuh udah banyak mall yang dibangun trus gak maju-maju, akhirnya kosong dan ditinggalin sama pengelola-nya....
jadi, kayaknya warga Bandung gak butuh mall lagi deh.
tapi kalau butuh oksigen kan seumur hidup.

lagian ya, yang ngasi izin siapa sih?
kayak orang gak berpendidikan deh...

Tuesday, September 09, 2008

Two Sides of Life

There are always two sides in this life: good side and bad side.
The good side is usually accepted on the same level by almost everyone. The bad side, on the other hand, is very different, depends on someone's point of view. What's good for me doesn't always mean good to anyone else.

Like what happened to me today, for example.

Here's the famous Ravina on the picture.
The story about this picture started on Sunday when I decided to throw away my original iPod earphone. Before I finally threw it out, I basically torn every part of the earphone apart.
Ravina, out of her curiosity, took her cool Philips earphone out and tried my 2-year-old iPod.
So, out of my own personal curiosity, I asked her how much her earphone was because I obviously need a new one.
Surprisingly, she was like, "the price is a secret. Let me buy you earphone as a very late birthday present."
After that, she kept on asking me about what style of earphone that I would like, the color, and everything. I could just smile away.
I mean, I'm not a hypocrite, I would really love a present, especially if it's one of the things from my wishlist. It was just that I didn't want to make it too obvious. LOL.
So today, after almost two months have passed, she finally gave me a birthday present. Which was a really cool black-Philips earphone.
Thank you so much Ravina... I really appreciate it!!!

That was the good side of today's life.
Here's the bad side, for me.

FYI, in the next (maybe) 1-2 months, I'm gonna wear braces.
In order to wear braces, I have to get 2 of my teeth pulled out.
So, today, out of all day that I have in my life, I got one of my teeth pulled.
I wasn't crying or anything when I was with the dentist and he was working so hard to pull my tooth out. But after it was pulled out and he showed me my own big and healthy tooth, I was down.
My tooth was so big, healthy, and strong that it took him few more minutes longer than some other people's teeth to pull it out.
And I started wondering whether I have done a right thing.
I mean, to pull a good tooth when there's nothing wrong with it must be a mistake, based on my point of view. Then I started thinking about the dentist's capability and everything.
But then immediately I know that I'm paranoid.
But honestly, I can't help it. It was hurt and it still is until now.
I can barely open my mouth, let alone talk, for God's sake!
I can only hope that I'm doing the right thing and this is gotta be worth it!

here's my tooth's size with the comparison my a part of my index finger.





















and here's my tooth. I never knew or believe that tooth can be that big.
well, I guess I learn something new everyday.











So, now I know that life has to be in balance.
I can't get only happiness in one full day. I need the sadness to balance it out together.

Long Live Indosiar

Momen ini harusnya diabadikan dengan sebaik-baiknya dan semaksimal mungkin.
Gak pernah sekalipun aku memuja-muji Indosiar, salah satu stasiun TV swasta yang paling gak jelas dan udah mendekati kebangkrutan.
Mulai dari sinetron yang di-dubbing, sinetron tentang pendekar-pendekar Wiro Sableng wannabe, sampai sinetron-sinetron yang ngikutin film Bollywood lengkap dengan teks lagunya dan tarian khas mengitari pepohonan sambil bawa selendang.
Aku cuma menyempatkan diri untuk mengganti saluran TV ke Indosiar dalam dua acara: Detective Conan, film kartun di hari Minggu, dan KISS, acara gosip-biasalah.

Kali ini agak beda.
Setelah 7 hari berpuasa di bulan Ramadhan, akhirnya aku menemukan satu hal yang kurang.

Gini ya,
aku kan tinggal sendirian dirumah yang (lumayan besar).
Aku selalu bangun sahur dengan susah payah karena pembantu aku yang bertugas mulai dari menyiapkan makanan sampai ngebangunin aku tuh kurang tegas ngebangunin aku-nya.
Karena itulah, salah satu trik dia untuk ngebangunin aku adalah dengan memasang TV keras-keras.
Kalau aku udah bangun dengan sedikit bersungut-sungut, aku pasti langsung mengganti-ganti saluran TV untuk mencari acara TV yang paling bisa menghibur.
Dari hari pertama sahur sampai hari Minggu, aku gak pernah ngeliat TV. TV cuma dipasang buat bikin suara berisik aja, biar aku tetap bangun. Selain itu, karena acara TV pas sahur menurut aku gak ada yang menarik, aku males banget bener-bener nonton TV.

Akhirnya,
kemarin pagi pas sahur, aku melakukan ritual biasa: bangun tidur langsung mencet-mencet remote TV dan pas nyampe ke Indosiar, tiba-tiba ada Vincent.
Aku langsung tersenyum senang.
Bintang tamu-nya kemarin langsung The Upstairs lagi.
Tiba-tiba, pas aku tonton lagi acara yang berjudul Hotspot TV itu pagi ini, Desta muncul.
aku langsung pindah duduk. Yang tadinya di meja makan langsung ke sofa.
Agak berlebihan sih, tapi emang kayak gitu kejadian sebenarnya.

Dari awal Ramadhan, aku udah bertanya-tanya, kok gak ada TV yang 'pake' Vincent dan Desta sih?
gak taunya, Indosiar yang ngontrak mereka!
Stasiun TV swasta yang gak aku perhitungkan sama sekali justru 'memakai' dua MC kocak favorit aku.

Long live Indosiar for creating a fresh program in sahur time lah!
semoga acara yang lainnya akan lebih bermutu lagi.

p.s. pagi ini ada Sandra Dewi. dia bakalan main terus gak ya diacara ini?
Kalo iya, Mas-mas sutradara dan program director Indosiar, Sandra Dewi-nya bisa diganti gak?

Friday, September 05, 2008

Ramadhan Tahun Ini

Ini udah hari kelima di bulan Ramadhan. Tapi ini adalah hari pertama aku buat buka puasa dirumah.

Iya, sejak bulan Ramadhan mulai, baru hari ini nih aku buka puasa dirumah.
Hari pertama, aku buka puasa di 8EH, gara-gara nemenin si Mueng buat nembak cewek.
Hari kedua, buka puasa di 8EH lagi gara-gara Yani bawain tajil dan tumpengan.
Hari ketiga, buka puasa bareng Sara dan Ravina di Gokana Teppan.
Hari keempat, buka puasa di Bumbu Desa sama mama tercinta.
Alhasil, baru hari kelima inilah aku berhasil buka puasa dirumah.

Selain karena kalau aku pulang kerumah aku bakalan buka puasa sendirian,
selalu gak sempet juga buat buka puasa dirumah.
Emang sih selesai kuliah emang masih siang, tapi dari siang menjelang sore aku pasti ada kerjaan lain.
Ujung-ujungnya, biasanya baru selesai jam 3 atau 4 sore.

Malesnya kalau bulan Ramadhan kayak gini adalah dijalan pulang buat ngejar buka puasa dirumah.
Soalnya macet gila-gilaan!
Masa kata sodara-sodaraku yang ngejar buka puasa dirumah, dari Cicadas sampai Arcamanik macet banget, dengan waktu tempuh Cicadas-Arcamanik lebih dari sejam.
Nyebelin banget kan?
Temenku Riza sih ngasih tips kemarin. Aku disuruh nyoba lewat Suci, soalnya katanya macetnya cuma sampe Pusdai doang.
Jadi deh aku tadi siang nyobain pulang lewat situ.
Buset dah macetnya... aku sampai sempet ketiduran di mobil, sampai-sampai bus yang ada dibelakang mobilku harus mencet klakson biar aku bangun dan jalan. Parah banget kan?
Hal ini ternyata bukan terjadi di Bandung aja.
Mamaku kemarin datang dari Jakarta. Katanya, dari Bintaro Plaza sampai kerumahku yang di Sektor 5 aja satu setengah jam. Bayangkan!

Tapi, kebalikannya terjadi pas pagi hari.
Jadwal kuliahku kan tetap jam 7 dan dosenku biasanya mulai kuliah jam 6.55. Aku dan gerombolan teman yang nebeng mobilku berangkan dengan waktu seperti biasanya, jam 6 pagi.
Setelah selesai jemput-jemput gerombolan pe-nebeng mobilku, dari Antapani sampai kampus waktu tempuhnya cuma sekitar 15 menit! bener-bener gak ada orang di jalan!
Seru deh, aku bisa kebut-kebutan gitu. hehehhehe!
Sama juga pas detik-detik setelah buka puasa.
Kayak kemarin aku lewat jalan Banda dan Riau pas jam 6.10 atau 6.15an gitulah.
Di jalan juga gak ada orang. Bener-bener lengang deh pokoknya.
Satu lagi juga, jalanan sepi banget diatas jam 9 malam.
Mentang-mentang tempat hiburan gak dibuka dan orang-orang pada sibuk tarawih, jalanan tuh sepi banget. Aku juga seneng, karena bisa kebut-kebutan. Padahal baru jam 9-10 malam. Di bulan-bulan lain, orang-orang baru keluar tuh jam 9-10 malam. hehehhehe!

Yah, udah sih...
mau cerita itu aja.

Semoga Ramadhan kali ini aku mendapatkan suatu berkah yang berguna bagi kehidupan aku.
Amin...

Thursday, September 04, 2008

TAKUT


AAAAAAAARRRRRRRRRGGGGGGGGGHHHHHHHHHH!!!!!!!!!!!!

TAKUUUUUUUUUUTTTTTTTTTTTT

SAKIIIIIIIIIIIITTTTTTTTTTT

Wednesday, September 03, 2008

Secret

When somebody tells you a secret,
how far would you go and shut up?

I, myself, don't know.

One of my friends just called me and told me a really big happy news.
But this friend of mine wants to keep it as a secret.
And it's hard for me because it's a really big news and I really want my other friends to know about it too.
and as I said before, I'm just a normal girls who can't resist (almost) any gossips.
plus this is a really big news and a good one too.

So, should I keep my mouth shut?
or should I just spill it out???

Tuesday, September 02, 2008

Sorry

I wasn't trying to be mean
but I think I was going straight to my point.

When I reject your call,
you should get that I don't want to catch your ball.
When I don't send you any text,
you should know that I'm not considering you as my 'next'.
When I don't want to open a conversation,
it means that you have to be prepare for a rejection.

I know that we seem to get the click.
but I get tired with you not doing any trick.
maybe you have felt some chemistry.
too bad that I don't feel any.

We are so far a part
both mentally and socially.
I don't know if I want to be your part
because, to tell you the truth, I'm not missing you officially.

I wish you get my sign.
I, literally, want to resign.
So, good luck with your life
I hope you can get a happy life.

Monday, September 01, 2008

Jennifer Hudson - Spotlight

Are you a man who loves and cherishes and cares for me?
Is that true? Is that true? Is that true?
Are you a guard in a prison, maximum security?
Is that true? Is that true? Is that true?
Do we stay home all the time 'cause you want me to yourself?
Is that true? Is that true? Is that true?
Or am I locked away, out of fear that I'd find someone else
Is that true? Is that true? Is that true?

(Chorus)
Well, I don't like living under your spotlight
Just because you think I might find somebody worthy
Well, I don't like living under your spotlight
Maybe if you treat me right, you won't have to worry

Is this a relationship, fulfilling your needs as well as mine
Is that true? Is that true? Is that true?
Or is it just my sentence, am I doing time?
Is that true? Is that true? Is that true?
If this is love, real, real love, then I'm staying no doubt
But if I'm just love's prisoner, then I'm busting out
Is that true? Is that true? Is that true?

(Chorus)

Oh, you oughta be ashamed of yourself
What the hell do you think you're doing?
Loving me, loving me, so wrong
Baby, all I do is try
To show you that you're my one and only guy
No matter who may come along
Open your eyes cuz baby I don't lie

(Chorus x2)


I really like this song because of the music and lyrics.
Today, all day long, I got song stuck with this song.
I like it!