Pages

Wednesday, September 26, 2007

The Beau Sisters

Baru ngebongkar-bongkar cd lama.
and I found one of the first cds that I bought (I used audio cassettes before). A compilation cd called MTV First.
one of my favorite songs in that cd is this following song.

The Beau Sisters - Crushed

Always thought someday you would notice me
More than friends you would see me differently
Then I heard you're so in love with her
And now where am I

I'm crushed, so crushed
'cause I always thought that it would be the two of us
And I'm dying inside
Every time I see you walking hand in hand
It just makes me cry
my tears don't seem to dry
And that's why, I'm crushed

Used to be couldn't wait to talk to me
You would share your secrets
you would share your dreams
you would tell me everything
Now It's her who gets to be your girl
And kiss your lips

I was getting up the nerve to finally tell you all the things I feel for you
Now everything is wrong the chance is gone
She's come along and ripped my dreams in two


don't get me wrong.
this song is not intended to be dedicated to someone or some tragedies in my life.
I simply like it.

Tuesday, September 25, 2007

loh?

in a sudden, rainy season is here.

really weird.

I know it's September and it's supposed to be normal to have some pouring rain.

but it's coming much too sudden.
and much too weird.

It's been cold, with the windchill and all, in the morning.
and it's getting very hot around lunch hour.
and suddenly it's pouring rain at 2 pm.

yesterday, the rain did not stop until it was very late at night.

probably the end of the world is really getting closer.

Thursday, September 13, 2007

Hari Pertama di Bulan Ramadhan

Sebelumnya, mau ngebilangin dikit dulu kalau dalam Islam, hitungan harinya dimulai malam hari. Makanya malam sebelum hari pertama puasa itu udah tarawihan.
Jadi sekarang aku mau mulai cerita dari kemaren malam, malam pertama tarawihan.


Ternyata, di hari pertama di bulan Ramadhan kali ini banyak banget kejadian yang terjadi.


Dimulai dari malam harinya.
Aku nyampe rumah sekitar jam 8 malam.
Yup! pulang malam lagi gara-gara kaderisasi-kaderisasi-an itu.
Pas nyampe rumah, setelah mandi dan ganti baju, aku melakukan ritualku berikutnya. Makan sambil nonton TV.
Pas nonton TV aku kaget banget ternyata ada gempa yang berkekuatan 7.9 skala Richter mengguncang Pantai Barat Sumatra.
7.9 skala Richter tuh kenceng banget kayaknya. yang seremnya gempa itu terjadi di laut dan berpotensi tsunami kata BMG.
Aku yang seharian berkutat di kampus sama sekali gak tau kalo ada gempa sore itu di wilayah Sumatra.
Wah, ternyata ada satu hal negatif yang diakibatkan oleh acara kaderisasi-an ini. Aku jadi terlambat tau berita sepenting gempa 7.9 skala Richter.



Trus akhirnya besok harinya, mulai puasa deh.
Betapa beruntungnya aku karena aku mulai kuliah baru jam sebelas, jadi aku bisa tidur dulu sesudah matahari terbit.
Pas nyampe kampus, banyak banget orang yang pada lemes gitu.
Semuanya beralasan 'puasa'.
Kalimat-kalimat yang banyak keluar hari ini adalah,
"Aduuh... disuruh pindah-pindah mulu! udah tau lagi puasa, geraknya kan susah..."
"Aduuuhhh... gue ngantuk banget nih!!!"
Biasa lah ya... hari pertama puasa, orang-orang pada pake alesan yang sama.


Yang lucunya ya, kan pas nyampe rumah aku nonton TV sambil makan, seperti biasa. Pas nonton Metro TV, my fave private tv channel. Nah, aku kan nonton program acara Suara Anda. Pas di Suara Anda itu, ada berita tentang sebuah kantor instansi pemerintah di Tangerang yang di-inspeksi dadakan sama walikota Tangerang. Hasilnya adalah kantor itu cuma terisi oleh kurang lebih 50% karyawan.

Yang tambah lucu lagi, yang nelepon ke Suara Anda itu adalah pegawai pemerintahan, trus pas ditanya oleh Virgie Baker,

"Bagaimana tanggapan Bapak terhadap berita ini?"

si bapak itu menjawab dengan tenangnya dan sambil ketawa-ketawa.

"Ah, itu emang udah biasa. Sebelum puasa dan nanti sesudah Lebaran. Kalau puasanya mulai hari Kamis, biasanya kita baru masuk hari Senin."

Trus kan Virgie Baker-nya nanya lagi, "Kenapa tuh, Pak?"

Si bapak menjawab lagi, masih sambil ketawa-ketawa, "Kan anak sekolah juga libur..."

Virgi Baker sekarang yang gantian senyum-senyum. "Anak Bapak libur, Pak?" si bapak menjawab iya. "Jadi kalau anak Bapak libur, Bapak juga ikut libur ya, Pak?"

Lagi-lagi "Iya" yang keluar dari mulut bapak itu.

Akhirnya Virgie Baker cuma bisa bilang, "Baik, Pak. Terima kasih. Selamat malam."

Hahaha!

Gimana caranya Indonesia mau maju???

Satu hal lagi yang terjadi di euforia bulan Ramadhan ini.

Rumahku itu letaknya dipinggir jalan. (yaiyalah! masa rumah ditengah jalan????)

Di depan rumahku itu jalan raya yang cukup ramai dilewatin orang. Nah, Setelah orang-orang sibuk berbuka puasa di hari pertama di bulan Ramadhan dan shalat Maghrib, mulai deh jalan di sekitar rumahku rame. Orang-orang pada rebutan ke Mesjid. Kayaknya seluruh kompleks numplek di Mesjid semua. Euforia.

Yang anehnya, pas orang-orang lagi sibuk dengerin ceramah di Mesjid, dan aku lagi sibuk dikamar sendiri, tiba-tiba bunyi petasan keras banget.

Segerombolan anak-anak gitu udah mulai main petasan di hari pertama di bulan Ramadhan. Bunyi-nya keras banget, sampai aku ngerasa kalau petasannya sebenernya dilemparin ke my very own halaman.

Tapi I admit sih, kalo bulan Ramadhan tanpa suara-suara petasan gak rame juga. Tapi lagi, kalo hari pertamanya aja udah banyak petasan, gimana nanti malam takbiran?

Well, whatever happened in the first day of Ramadhan, semoga semua amal ibadah kita diterima oleh Allah SWT. Amin...

Tuesday, September 11, 2007

I finally did it

right.

I finally did it.

went out together with my all-time-crush. that is.

it felt weird. really.

I mean, I never imagined that the day would finally come.

I think I looked okay on the outside.
I mean, not "okay" as in pretty or sumthin.
but the kind of "okay" as in calm.
I don't think I looked nervous. I don't think I felt that I was not supposed to be my own self.
even though deep in my heart I could feel its beat increased a lot but I think I could overcome it.
I'm so proud of myself!
LOL.

One of my friends actually suggest me to put on some make up or something.
and I thought she must have went nuts.
I would never!

When it got closer to the time that we had to meet, my heartbeat went faster.
when I finally met him, I thought I was gonna be dead.
First, one friend saw us.
and then another two friends of mine saw us in my car.
then, in Blitz another one of my friends saw us walking out of Blitz.
I suddenly got an instinct that today will be a big topic to discuss between my friends.

and, guess what?
I was right.

right away, my friends were gossiping about me.
one sms after another came to my cell, asking me about how my day went by.
they even made an inisiative to called this whole going out with my all time thingie a date.
oh my God!

whatever.
I had a great time today.

and I guess that's all that matters...
(well, except that whether or not he had a good time with me today. lol)

Opera Jawa

Akhirnya, setelah sekian lama gak ke bioskop (film terakhir yang aku tonton adalah The Simpsons Movie aja gitu loh…), hari ini aku nonton lagi di Blitz.
Gak tanggung-tanggung, film yang kali ini aku tonton adalah the latest piece of Garin Nugroho, Opera Jawa.

Aku ngerasa klo filmnya aneh banget…

ha! sebelum aku lanjutin, SPOILER ALERT!!!!!

Well, salah aku juga sih, I should’ve known what I had to expect.
Judulnya aja Opera Jawa. It means that film-nya bakalan berbentuk opera. Ditambah lagi dengan cerita dari ibu Ayesha Avanti bahwa katanya Mira Vitania, salah satu teman kami berdua mengatakan bahwa Opera Jawa itu opera banget.
Tapi ya, maklumlah, aku belum pernah nonton opera dengan mata kepalaku sendiri. Pernah sih waktu SMP nonton sesuatu yang mirip opera, tapi namanya sendra tari. Trus juga waktu aku jalan-jalan ke beberapa bagian Negara Indonesia, aku juga pernah nonton berbagai macam pertunjukan tari. Pertunjukannya diiringi dengan nyanyian juga. Tapi kebanyakan nyanyian di dubbing. Jadi, apakah itu opera???
Oh ya, aku juga udah pernah beberapa kali nonton Operet Bobo. Sejak dari zaman SMP sampai liburan Juli kemaren, aku adalah penikmat setia Operet Bobo. Tapi, apakah operet sama dengan opera? Kayaknya harus buka Encarta atau wikipedia dulu yah…

Nah, pokoknya, aku nonton film itu and I didn’t know what to expect.
Dari awal sampe akhir isi film-nya adalah nyanyian dan tarian.
Macem-macem nyanyian-nya dan tariannya. Ada tarian/nyanyian lagi sedih, seneng, ragu-ragu, dan lain-lain.
Dari awal sampai akhir bahasa yang dipake adalah Bahasa Jawa semua. Alhamdulillah ada Indonesian subtitle-nya. LOL.
Dari awal sampe akhir juga, banyak banget adegan-adegan yang gak aku ngerti.
Dan dari awal sampe akhir, aku ngomentarin banyak banget hal yang ada di film itu. Semoga orang yang duduk di sebelah kiriku gak sebel ya sama ocehan-ocehanku. LOL.

daripada ribet-ribet, to the point aja lah ya...

Hal-hal yang bikin aku suka Opera Jawa:
1. orang-orang itu menari-nya keren banget!!! Soalnya aku tau gimana perjuangannya dipaksa untuk bisa menari di zaman SMP dulu.
2. Artika Sari Devi-nya cantik banget! dan dia mainnya kayaknya all out banget. it's her first movie gitu...
3. properties-nya gila-gilaan!!! dapet darimana aja ya itu bo?
4. siaran radio-nya yang pake Bahasa Jawa. Lucu banget!
5. keukeuh pake Bahasa Jawa. Kosa kata Bahasa Jawa-ku jadi bertambah deh...
6. endingnya yang meleset dari dugaanku. Kirain endingnya bakalan, "they finally live happily ever after." tapi ternyata enggak. Yey!

Hal-hal yang bikin aku sebel sama Opera Jawa:
1. LELET!!!! buset dah ah! misalnya ya adegan yang si Siti-nya mau ngikutin selendang merah Ludiro itu. kan ada seorang laki-laki yang bertugas menjaga Siti. Udah dihalang-halangin, eh, bukannya Siti-nya dikejar, malah bisanya cuma diliatin doang.
2. nyanyian-nya bikin ngantuk. Awal-awal sih aku masih tahan. Akhirnya pas adegan ibunya Ludiro di pantai nyanyi dan nari pake baju item, aku udah gak kuat lagi.
3. banyak adegan jorok. darah sapi kemana-mana, tanah liat diusapin keseluruh badan, dll.
4. pemotongan alias sensor adegan snogging-nya Artika dan lawan mainnya Martinus Miroto, jelek.
5. Kok semua lawan main Artika gak ada yang layak pandang semua ya? gak cakep maupun cantik. mungkin yang dicari yang pada jago nyanyi dan nari ya...
6. Gara-gara nonton Opera Jawa, aku jadi tambah sering mikir, "dasar orang Jawa!" which has slightly bad meaning=racism.

Bener kata Boy, one of my friends, "Gue sih suka filmnya. keren banget! soalnya gue juga suka film-film festival gitu..."
Bener juga kata Nico, another friend of mine, "Kayaknya orang yang suka nonton film Hollywood mah gak bakalan suka film itu."

jadi ya, simpulin aja sendiri lah...

Monday, September 10, 2007

kaderisasi part 2

alrite, seperti yang udah aku tulis di postingan sebelumnya, aku skarang ini lagi ngikutin kaderisasi buat masuk Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan.


Nah, ternyata ya, aku baru ngerti kemaren bahwa proses masuk himpunan itu ribetnya bukan main.
Sistem dan segala macam AD ART-nya tuh gila-gila-an. I felt like my brain rejects every single thing regarding about AD ART. lol


Jadi gini, di HMTL itu, kalo anak-anak baru yang baru masuk TL itu udah otomatis jadi anggota baru. Untuk bisa jadi HMTL, anak-anak baru itu haru melewati masa pembinaan anggota baru. which what I went through this past few weeks. setelah itu, jadilah anggota muda HMTL.
Nah, pas udah jadi anggota muda HMTL, para anggota muda harus magang di berbagai macam departemen yang ada di HMTL dan tetep mengikuti masa pembinaan anggota baru.

kalo banyak kerjanya, diterima jadi anggota biasa.
kalo kerjanya dikit, gak tau deh nasibnya gimana.


ribet ya bo?


Trus kan ya, di postingan sebelumnya aku juga udah nulis tentang tugas disuruh bikin performance art.
Nah, ternyata-oh-ternyata, nampilin performance art di depan senior-senior HMTL itu gak jadi hari Rabu kmaren. Jadi nampilin performance art ini baru kemaren, Minggu (9-9-'07).


Acara hari Minggu kmaren tuh heboh banget deh.
jadi kan pagi-pagi disuruh ngumpul jam 7. angkatan si gue pengennya anak-anaknya pada ngumpul dari jam 6. yah, otomatis banyak yang telat bangun lah ya bo, it's only natural.
Tapi akhirnya ngumpul juga lah anak-anaknya. udah baris-baris gimana-gimana gitu, kita akhirnya mobilisasi ke HMTL.
Pas mau masuk ke wilayah HMTL, kita disuruh nunggu dulu. Kita sih mikirnya kakak-kakak HMTL itu pada belum siap. jadi kita masih sempet berisik-berisikan dulu di sekitar plano.
trus pas akhirnya kita disuruh ke depan HMTL dan ketemu sama danlap, kita dibilangin telat 2 menit. semena-mena.
well, emang sih gak ada hukuman apa-apa. dan kalo orang Indonesia bilang sih, "ah... cuman dua menit..." but still, gitu loh... I don't like to be accused being late when I'm totally not.
Kalo jam-nya beda, mbok ya jangan accused macem-macem dong, kak!



Habis itu kita langsung di bagi kelompok gitu. trus kita di kasih macem-macem clue dan kita harus ke tempat-tempat di dalam kampus.
pas maen clue-clue-an gitu, lumayan rame sih. kakak-kakak senior-nya pada jagoan banget bikin clue.
contohnya aja ya, "Lani dan Asri menangis bersama." that's the clue.
Tempat apa coba itu? Lani dan Asri tuh siapa lagi? ngapain mereka nangis barengan?
Anehnya ada aja orang yang kepikiran.
"Oh!!! WC Jomblo!" (aka WC yang dipake buat syuting film Jomblo)
Inget film Jomblo kan? nah, Nadia Saphira berperan sebagai Lani dan Rianty Cartwright berperan sebagai Asri. ada adegan yang mereka berdua nangis barengan di WC deket Aula Barat. Sejak film Jomblo, WC deket Aula Barat yang dibuka kalau ada acara di Aula Barat itu dikenal dengan nama WC Jomblo.
kreatif abis!


Pas di berbagai macam pos juga ada yang asik dan ada yang kurang asik.
Well, yang kurang asik ya standar lah ya...
pos-pos yang emang isinya senior-senior yang bener-bener senior. Gak ada haha-hihi dan banyak kalimat-kalimat yang intinya bilang, "kok kalian pada loyo sehhhh???"

Kalo pos yang asik, beda-beda.
Aura senior-nya masih keliatan, walaupun begitu tetep aja gak kerasa rese.
Ada pos yang ada game-nya, dapet hadiah pula. Ada pos yang biasa-biasa aja, tapi kakaknya ngejelasin dengan santai dan enakeun gitu.
Ada juga pos yang gila-gilaan. Pas baru dateng, ketua kelompok harus lapor seperti ini,
"Lapor! Kami Kelompok 5 siap diapa-apain!"
dan pas pulang harus lapor seperti ini, "Lapor! kami kelompok 5 sudah selesai diapa-apain!"
sinting.

Trus pas akhirnya udah selesai, kita dikasih beribu-ribu patah kata dari salah satu petinggi-nya TL.
acara maen clue-clue-an dan ngelilingin kampus itu selesai sekitar jam 12.
enggak taunya kita disuruh ngumpul lagi jam 16.45 buat performance art.
nyusahin banget ya?

Habis bubaran, angkatanku yang penuh dengan inisiatif menyatakan bahwa si ketua angkatan dan orang-orang yang berkenaan dengan performance art itu pengen kami ngumpul jam 2 lagi buat gladi bersih.
Aku, yang rumahnya jauh (NOT) protes keras. Harus ngambil berbagai macam peralatan dulu ke rumah, trus balik lagi ke kampus, jam dua mah namanya keterlaluan.



Tapi ya, akhirnya aku pulang dulu juga. Ngambil peralatan dll.
Dirumah gak sempet ngapa-ngapain banget.
Sampe akhirnya secepet-cepetnya aku pun di rumah, tetep aja nyampe kampusnya lagi jam stengah 3.
Nyampe kampus, pake ada acara gladi bersih dulu nih.

Jadi deh gladi bersih performance art-nya.
trus karena kebanyakan gaya-gaya-an dan lenje-lenje, terlalu santai deh.
Udah gitu, pas udah sepuluh menit sebelum jam disuruh ngumpul ama kakak-kakaknya, kita baru pada berlari-larian dari lapangan Sipil ke lapangan parkir deket GKU Timur.
Habis itu kita digiring ke amphitheatre milik Arsitektur.
Trus, langsung performance art deh.

Gak aku sangka, performance art-nya dapet tanggapan positif dari para kakak HMTL.
yeah, walopun mereka muji-nya setengah hati. (wajar sih, segala pujian kan emang milik Allah. huahaha! blagu banget tuh nulis kayak gitu!)
contoh muji, "Menurut saya sih bagus performance art-nya. cuman ada koreksi-an sedikit. Tapi mungkin itu dari panitia yang lain aja deh dan diomonginnya nanti aja bareng-bareng."
ada juga yang, "Tadi performance art-nya cukup bagus banget. tapi ada bagian-bagian yang tiiiiiiitttt (kakaknya men-sensor omongannya sendiri). "
Yang lucu juga, "kalian tadi liat gak pas kalian nyanyi Heal the World ada teteh yang nangis? Lagu itu tuh emang lagu yang kita pake di angkatan 2004 juga. Berarti kalian bagus ya sampe ada teteh yang nangis?"
tapi ya, sutralah ya. kakak-kakak HMTL senang dihibur, aku dan teman-teman juga senang karena tugas itu selesai juga.

Habis performance art itu, aku pikir kita disuruh langsung pulang.
Gak taunya disuruh shalat maghrib berjamaah dulu dan mentoring-mentoring-an dulu.
gagal deh impian pulang cepet hari Minggu itu.

Habis semuanya selesai shalat, kami trus digiring ke depan HMTL.
di depan HMTL dites baris-berbaris dulu. Formasi standar, cara ngitung jumlah manusia yang datengnya, dan formasi NIM 15 banjar.
Seperti biasa, kami ini menerima banyak tekanan.
harus ngebentuk formasi NIM 15 banjar dengan 121 orang dalam 19 hitungan-lah.
berbagai macam panitia yang keliling-keliling dan nyelip-nyelip diantara barisan dengan tanpa gentar-nya menyemprot kita dengan ejekan-ejekan. e.g) "Yakin bisa? yakin bisa? kalo gak bisa awas ya!"
trus lagi danlap yang dengan setia mengucapkan berbagai macam kalimat, "Kami tidak mau angkatan yang LELET! Kami mau angkatan yang SIGAP! bukan GAGAP!" (it's a rhyme, I know!)
habis itu mulai deh ketua kaderisasi yang punya hobi kaderisasi juga maju ke depan dan ngasih beribu-ribu patah kata lagi. Kami dikasih surat pernyataan yang inti isinya adalah kami mengikuti segala kegiatan kaderisasi ini secara sadar dan tanpa paksaan dari siapa pun. Ketua angkatan kami pun dicaci dan dipertanyakan kelayakannya untuk memimpin angkatan kami.
mengingat obrolan aku dengan seorang teman yang udah lebih dulu masuk HMTL sehari sebelumnya,
"Tapi aku males nih osjur-osjur-an." Kata aku.
"Yah ikutin aja lah, Alien. Kan orang yang bekerja dalam tekanan bisa berkembang lebih pesat."
aku dan seorang teman lainnya (yang adalah salah seorang non-himpunan) langsung menjawab, "enggak ah!"
aku jadi ngerti apa dasar pemikiran para petinggi-petinggi di seluruh himpunan di ITB.

habis itu secara tiba-tiba si ketua angkatan itu dipasangin syal. Katanya sih si ketua angkatan itu sebagai simbol bahwa kami udah diterima jadi anggota muda HMTL.
trus, langsung deh para kakak HMTL nyanyi hymne HMTL dan mepertontonkan 'Gemuruh' mereka.
setelah beberaparatus patah kata lagi oleh ketua kaderisasi, kami dibubarkan.

Sebenernya ya, gak kerasa juga sih bedanya jadi anggota muda dan anggota baru apaan.
toh anggota muda juga belum dapet jaket himpunan yang menjadi salah satu tujuan banyak orang untuk masuk himpunan (biar bisa gaya-gaya-an pake jahim). Anggota baru juga belum boleh masuk ke sekre HMTL apalagi mempergunakan berbagai macam fasilitas yang ada di dalamnya.
Jadi ya, sekrang sih aku lagi nungguin apa yang bakal terjadi dengan status keanggotaan muda ini.

Lucunya, malem-malemnya seorang temen langsung ngesms aku, "Selamat ya udah dilantik jadi anggota muda belia. Semoga cepet-cepet dilantik jadi anggota tua bangka."
hahaha.
semoga.

kaderisasi...

cepatlah berakhir....


p.s. inget kan kalo si gue ini adalah a spoiled individualist? *wink*

Saturday, September 08, 2007

a good thing to welcome Ramadhan

In less than a week, Ramadhan, Islam's holy month, is gonna be here.
and I think I'm so ready to welcome the holy month.

Today, one of my friend's dad died.

I'm not saying that it's a good thing.
in other words, I wasn't hoping that he would die in a very young age, 51 year-old.
what I'm saying is, with him dying, there are whole lot of lessons I'm learning.

My friend's name's Riza.
we're not what do you call close.
as we have opposite sex and it's only natural that most of my friends are girls.
what makes us close is that we went to the same school since junior high and our homes are really close to each other.
We don't talk to each other very often. He came to my bday party last year. We talked about our academics. Some gossip here and there. but there's nothing more than that.

Because of where we live, our family built a pretty good relationship.
My sister used to play with Riza's lil' brother(s) when they were in elementary.
Our moms talk to each other every so often.
My dad usually too busy to come to Bandung and associate with other people outside the family member. and his dad is simply quiet and so full of smile. They had a conversation or two, but it wasn't that much.

I don't know anything about Riza's dad other than his physical appearance.
but the news of his death was enough to shocked me.
They said he died of heart attack.
one of the number one killers in Indonesia.
I'm not sure why I felt so sad of Riza's lost.
It was a very sudden news.
No one expected him to die now, a few days before Ramadhan.
Maybe I was sad because Riza's my friend and I could feel his sadness.
Maybe I was sad because I was thinking about what it would be like for Riza and his family. Dad is the head of the family. he rules, controls, and protects the family. Riza's just 20 and he has to face the world only with her mom and his 4 little brothers.
or maybe I was sad because of what my dad has told me this morning when we all heard the news.
he said,
"now you know why people are begging so hard to experience the next Ramadhan. Now you know why people value Ramadhan so much. It's because of this kind of death. the death of people who are very close to experience another Ramadhan, but yet they can't..."
and the next second after my dad said the sentence, I knew.
I understood.
I remembered that I was always happy when Ramadhan comes.
but I remembered that I've never been this happy.
Now I know why other people were crying last year in Medinah, when it was the last day of
Ramadhan.
I didn't get it then.
I got it now.
I believe that this Ramadhan must be different for Riza and his family.
But I also believe that this Ramadhan is going to be extra tough after this coming Ramadhan is over.

I could still feel Riza's sadness.
I could still see his eyes redden from crying.
May Allah bless him and his family.

and may Allah bless us all in this coming Ramadhan.
Amen.

Tuesday, September 04, 2007

kaderisasi part 1

Jadi ya, sekarang itu udah mulai ospek jurusan di Teknik Lingkungan ITB buat anak angkatan 2006.
Semua anak TL 2006 yang pengen masuk Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan harus ikutan kaderisasi atau di TL sering disebut dengan PAM.

Sebenernya sih, in my very personal opinion, sejauh ini tugasnya belum berat-berat banget kok.
Disuruh punya ketua dan perangkat angkatan, nama angkatan, yel-yel angkatan, kenal seangkatan, dan bisa baris seangkatan.

tugas yang paling berat sejauh ini adalah tugas yang paling terakhir.
disuruh bikin performance art.

bingung sih awalnya. tapi trus banyak yang ngajuin ide gitu.
ada yang ngajuin ide drama klasik kayak Cinderella dll, tapi trus ditolak gara-gara waktu latihan yang dikasih cuman seminggu dan kostumnya yang ribet.
ada yang ngusulin pembacaan puisi aja, jadi kayak monolog-monolog gitu diiringi dengan paduan suara. awalnya diterima, tapi kemudian ditolak lagi.
akhirnya dipilih drama yang setting-an-nya zaman skarang.

persiapannya, ribet dari awal.
mulai dari nentuin peran, pembuatan script, sampe pas latihan awal yang datang cuma dikitan.
si ketua angkatannya udah ngamuk-ngamuk aja.

aku sih alhamdulillah sukses jadi seorang individualist yang egois dan gak ngebantuin apa-apa. Malah baru dateng pas latian hari Senin buat performance hari Rabu besok.

pas ikutan latian dari awal sampe akhir.
aku kaget juga loh.
wow!
ternyata emang bener kalo anak ITB tuh jenius-jenius.

I mean, bikin drama dalam waktu kurang dari seminggu. walaupun ceritanya sederhana, tetep aja banyak detail-detail yang keren.
Nyanyian bikinan para pengamen, dance-nya dancers, puisi dan teatrikal-nya Anie dkk, suaranya Tian Hutapea, dan nyanyian paduan suaranya.

Aku kaget banget loh ternyata orang-orang pada gak malu-malu buat menunjukkan bakat terpendam mereka dalam berakting, bermusik, dan nge-dance.
keren deh.
I salute you, friends!

sekarang sih, aku lagi mikir...
setelah besok kita jadi perform di depan para senior-senior, kira-kira apa ya komentar senior?
apakah akan ada tepuk tangan?
atau malah hinaan?
(e.g. "dengan 121 orang, kalian cuma bisa bikin performance art kayak gini??? gue bisa bikin yang lebih bagus daripada elo dengan orang dan waktu yang lebih sedikit!")

well, liat besok aja deh...

gara-gara gak punya diary lagi...

I decided to stop writing diaries about 2 years ago and that was when I started blogging.

there are of course a whole lot of good thing that come from having a blog. but yet, there's a disadvantage.

see, in my diary, I can freely write about anything because no one's allowed to read it but myself.

if I'm in the mood of mocking people, I can write freely on my diary. also, if I'm in the mood of writing about my all time crush-like now-I can write it freely there.

Now that I'm writing on something which everyone can read, I'm not really sure that I wanna reveal every little bit of my all time crush. LOL


to make the long story short, I think there's a weird feeling within me towards my crush.
yesterday, we were sending each other text messages and I was drawn to my corniest and cheesiet side.
but today, when we had a chance to talk to each other, I wasn't trying to build any conversation with him.

the thing is, he is really quiet. most of the time, it's usually my job to start a conversation or start asking him stuff.
today, I felt like I don't really want to twist my brain around, thinking what question I should ask him.
today, I felt flat. none.
I was happy with our talk and all, but I wasn't trying to make any conversation. and of course he wasn't either, coz he never was.

I don't know.
I think I just don't care.
I have the feeling that I didn't even control my words and my tone when I was talking to him today. I felt like I wasn't that friendly to him this morning. Good thing he hasn't heard any swear words from my own mouth.

oh well...
I'm just being me.
weird.

I don't even know what I'd give him as a bday present.
probably I can just give him nothing.