Pages

Friday, December 21, 2007

It's Scary!

This is REALLY scary!

I woke up at 5:51 am because of my phone was ringing.
I wasn't faster enough to get the phone and my dad got it.
I went back to my bed and reached out for my cell.
I was looking at it when the thought came popping out in my head.
I looked at the clock one again. It's 5:58 am.
It was a pure reflex, I thought,
"Shit! It's 6 am already. I'm gonna be late for my 7am class!"

With that thought, I closed my eyes for one quick second.
and then I got up.
I went to the bathroom to do my usual morning routine.

When I was sitting on the toilet, another thought came to me,
"Oh no! I'm actually on holiday! I won't be going out for classes for the next two full weeks!"
I smiled.

But only for one quick second.

Am I that obsessed with my classes?
Am I too worried about my classes???

Gosh!
good thing I'm on holiday now!

Happy Holidays Everyone!

Thursday, December 20, 2007

Memalukan!

Di akhir tahun, biasanya banyak lembaga yang membuat berbagai macam peringkat untuk segala macam hal. Contohnya, di radio-radio biasanya selalu ada tangga lagu paling popular selama setahun. Selain itu, ada juga ulasan tentang sepuluh artis teraneh tahun ini. Atau mungkin malah sepuluh tempat liburan terfavorit selama setahun.

Nah, karena aku sekarang lagi terhibur banget gara-gara habis nonton film yang berjudul Butterfly, aku persembahkan untuk kamu... (drum roll!!!)

10 ALASAN UNTUK TIDAK MENONTON BUTTERFLY


1. Ada banyaaaaaaaaaaaakkkkkkkkk banget adegan yang gak penting di film itu.
Man, I’m serious! Beberapa adegan gak pentingnya bisa aku sebut dan deskripsikan. Contohnya ada adegan dimana kedua tokoh cewek utamanya duduk di sebuah bath tub dengan telanjang bulat. Di adegan itu mereka diceritain lagi saling curhat dan saling menggosok-gosok badan satu sama lain. Yang bikin tambah gak penting adalah si adegan gosok-menggosok itu ditampilkan sekelebat-sekelebat, sama persis kayak adegan menampilkan hantu di film-film horror. Ada juga adegan yang sangat gak penting dimana aku dan temanku Ayesha tertawa terbahak-bahak. Jadi ceritanya salah satu tokoh utama ceweknya itu meninggal. Pas si cewek meninggal, tokoh utama cowok melihat bayangan si cewek yang sudah berubah menjadi malaikat, lengkap dengan sayap putih dipunggung si cewek. I mean, pake sayap-sayapan warna putih itu kayaknya terlalu berlebihan deh.

2. Nilai untuk originalitas ceritanya NOL BESAR!!!
Beneran deh, aku gak habis pikir sama yang punya ide cerita si film ini. Ceritanya tuh mirip sinetron atau film murahan yang udah basi banget. Ayahnya si tokoh utama berselingkuh lah, ibunya tokoh utama yang lain pacaran ama berondong lah, dan khasnya film Indonesia adalah cerita tentang cinta segitiga antara tiga tokoh utamanya. Basi banget kan? Belum lagi konsep jalan ceritanya yang ‘terinspirasi’ dari film 3 Hari untuk Selamanya. Jadi konsep ceritanya tuh sama banget gitu. Para tokoh utama melakukan perjalanan dan dalam perjalanan itulah terjadi berbagai macam konflik dan intrik. Talking about some fresh new idea. Shit!

3. Script writer alias penulis skenarionya makan gaji buta.
Jujur aja, aku emang tipe orang pecinta tulisan baik yang ditulis ataupun yang diucapkan (atau dinyanyikan) sama orang. Biasanya aku suka sama lagu karena liriknya, urusan musik sih bisa menyesuaikan. Sama kayak film. Biasanya aku suka mencari-cari pelajaran dari film yang aku tonton, dari kalimat-kalimat sederhana yang diucapkan sama para aktris/aktornya. Kalimat-kalimat kayak gitu bisa jadi inspirasi yang keren buat jadi favorite quotes kan? Tapi tadi tuh ya… please dong ah. Ada adegan waktu si tokoh utama cowok lagi ngobrol sama tokoh utama cewek. Si cewek memohon pada si cowok agar si cowok gak punya dendam sama si cewek. Lalu si cowok malah meneriakkan kata-kata ini, “Master, they killed my father!” dengan dengan logat Cina khas film-film kung fu Mandarin. Maksudnya ya, kalimat itu tuh gak pantas banget untuk disisipkan di pembicaraan itu. Gak nyambung gitu. Esensinya apa? Selain itu masih banyak lagi adegan-adegan dimana dialog antar pemainnya sangat gak pas.

4. Film ini gak mempekerjakan seorang penata busana, atau kalau adapun, gaji penata busana-nya masih dirasa kurang, jadi kinerjanya masih setengah-setengah.
Aku bukan orang yang paling ngerti fashion di seluruh dunia. Aku juga bukan orang yang suka bergaya atau peduli sama penampilan. Tapi ini film gitu. Mereka membuat film dengan membanggakan hasil karya seni mereka. Harusnya salah satu pendukungnya adalah baju yang dikenakan oleh para pemain ya, ini kok bajunya gak tepat. Don’t get me wrong, baju yang dipakai sama para pemain utamanya bagus kok, yah minimal sesuai sama karakter mereka lah. Tapi penting ya mempertontonkan adegan dimana salah satu tokoh utama cewek memakai celana sejenis hotpants yang sangat ketat dan pendek, serta gak nyambung sama atasannya? Penting banget ya buat si tokoh utama cowok buat bertelanjang dada setelah bajunya ceritanya kena darah? Masalahnya nih ya, si cowok ka nada di tengah-tengah perjalanan, dia kan bawa baju se-koper, gak penting banget deh buat bertelanjang dada. Penting juga ya di hampir setiap adegan dua tokoh utama cewek selalu memakai tank tops atau celana super mini atau keduanya? Masalahnya nih ya, kalau settingnya di pantai, pakai tank tops dan celana super pendek itu masih acceptable. Tapi ini settingan-nya di pegunungan yang banyak angin dan banyak kabut. Belum lagi banyak adegan perjalanan yang menggunakan mobil dengan atap terbuka dan malam-malam. Di tambah lagi, salah satu tokoh utama itu diklaim mempunyai suatu penyakit akut yang bisa kambuh kapan saja. Sepanjang film, aku dan teman-temanku cuma bisa bisa bilang, “Ih… tolol banget sih! Udah tau sakit, masih aja pakai tank tops!” atau, “Emang gak masuk angin ya pake baju kayak gitu terus?”

5. Banyak property yang gak tepat guna.
Simple banget dan banyak banget contoh yang bisa aku kasih tau disini. Ada yang ngisi bensin pakai jerigen, selang dan corong. Ada telepon yang nomernya masih diputer-puter. Tapi anehnya ada iPod dan earphone keren juga. Ada barisan celana dalam yang dijemur dan airnya masih netes-netes. Menurut aku sih, banyaknya property yang gak tepat guna itu cuma mengacaukan setting doang. Kenapa masih ada telepon yang nomernya diputer-puter? Padahal udah banyak telepon digital. Kenapa juga harus ngisi bensin di tempat yang ngejual besin pake jerigen. Padahal di adegan berikutnya, tiga tokoh utama itu berhenti di pom bensin buat berantem, bukan buat isi bensin.

6. Soundtracknya yang diputar di sepanjang film.
Aku tau sih emang Melly Goeslaw adalah seorang musisi yang punya spesialisasi dibidang membuat soundtrack, tapi aku gak habis pikir deh, kenapa dia mau menurunkan kadar musikalitasnya dia buat bikin soundtrack film ecek-ecek gini. Belum lagi liriknya yang hancur-hancuran alias gak ada romantisme-nya sama sekali. Yang bikin paling geli itu adalah terjemahan dari Bahasa Indonesia ke Bahasa Inggrisnya. Kalimatnya banyak yang gak nyambung gitu.

7. Setting cerita film ini gak jelas.
Again, please don’t get me wrong. Film ini punya sisi positif kok. Pengambilan gambar film ini keren-keren. Kalo kata temenku, Anita, fotografi film ini bagus. Emang bener, liat aja posternya, despite on how unimportant the actor and actresses are, background-nya tuh bagus. Sayangnya di sepanjang film banyak settingan yang sangat gak pas. Misalnya aja hotel tempat para pemain utama itu nginep. Hotelnya tuh kayak kurang penerangan gimana gitu. Jadi remang-remang gak jelas. Aku sih mikirnya mungkin para pembuat film yang terhormat itu pengen menciptakan kesan romantis. Sayangnya gak kesampean. Kesan remang-remang yang aku tangkep malah jadi remang-remang tempat mesum gitu. Secara para aktrisnya pake baju setengah hati a.k.a pake tank tops dan super hot pants. Selain itu juga ya, kan ceritanya salah satu tokoh utamanya kan udah mau mati, malah dibawa ke pegunungan yang sebenernya adalah Kawah Putih di Bandung. Belum lagi salah satu tempat sesi curhat para actor dan aktrisnya adalah di Monumen Perjuangan Bandung. Man, can you imagine?

8. Casting untuk pemain film ini gagal.
Sebenernya aku sih gak ada masalah dengan tiga tokoh utamanya. Andhika Pratama is pretty okay. Dia bisa aja memainkan karakternya, walaupun gak sempurna. Si Poppy Sovia mah udah aku perhatiin sejak main di Mengejar Mas-Mas dulu. Di film ini juga dia gayanya asik. Cuma kadang-kadang dia suka agak berlebihan aja. Aktris yang satu lagi juga lumayan lah, walaupun dia sering terlihat kaku dan punya ekspresi wajah yang gak tepat. Yang aku permasalahin disini adalah acting para pemain pembantunya. Coba liat deh adik si aktris yang berperan sebagai Desta. Man, aku aja heran kenapa dia bisa main film. Kaku, tanpa ekspresi, keliatan kayak orang bego, body language-nya rusak, dan masih banyak lagi. Orang yang berperan sebagai mamanya Poppy Sovia juga hancur. Kalau kata satu iklan rokok nasional saat si bintang iklan punya obsesi jadi sutradara, “Mana ekspresinya????” I mean, mereka kan seharusnya berantem, tapi berantemnya tuh tanpa emosi jiwa. Untung aja pemeran pembantu dapet porsi yang dikit banget di film ini jadi lumayan bisa membuat aku menahan rasa ingin muntah selama film ini.

9. Susah ngebedain film ini dengan film horror kampungan Indonesia.
Seriusan deh, jadi di sepanjang film ini banyak potongan adegan-adegan yang ditampilkan sekelebat-sekelebat gitu. Mirip banget sama film horror Indonesia yang sebenernya mau memamerkan kesan serem. Boro-boro serem, yang ada penonton tuh bingung.

10. Gak ada Butterfly disepanjang film.
Ini adalah alasan paling jelas kenapa kamu gak perlu nonton film ini. Coba ya, judul film ini kan butterfly yang kalau diartikan kedalam Bahasa Indonesia berarti kupu-kupu. Nah, kalau aku sih ya, sebagai peononton yang bersifat awam, aku sih mengharapkan banyak kupu-kupu di berbagai macam adegan. Misalnya pas para tokoh utama ciuman, tiba-tiba ada kupu-kupu. Atau gimana lah, sekreatifnya para pembuat film yang terhormat itu. Ternyata, di sepanjang film kupu-kupu yang dibicarakan cuma seekor, itupun disimpen di dalam toples kaca yang kemudian mati. Sumpah ya, kalo temen-temenku gak bilang kalau si aktris yang bawa-bawa toples itu ternyata bawa kupu-kupu, aku kira si artis adalah seorang psycho yang bawa-bawa toples kaca kemana-mana.

Aku beneran gak nyangka kalau aku bisa nulis sepanjang ini tentang sebuah film yang sangat crappy.

Biar tambah lengkap, aku punya tips dan trik buat kamu yang emang terpaksa banget nonton film ini.
1. Don’t put your expectation up too high. This is a really crappy movie, so get ready for it.
2. Tontonlah saat nomat di bioskop yang paling murah di kota kamu, jadi kamu gak ngerasa rugi apa-apa. Kayak aku, aku nonton film ini dengan harga 10ribu rupiah saja.
3. Kalau kamu terperangkap diantara teman kamu yang bilang kalau Andhika Pratama itu ganteng sementara kamu gak sepaham, coba ajak temen-temen kamu yang sepaham sama kamu. Kalau enggak, bisa-bisa kamu muntah-muntah gara-gara temen kamu yang merasakan kegantengan Andhika Pratama itu.
4. Bersikaplah tenang saat menonton. Aku tau kok ada banyak banget adegan yang mengundang tawa saking aneh dan jeleknya, tapi tetaplah berusaha tenang. Kalau enggak, orang-orang di sekitar kamu bakalan ikut-ikutan mengomentari film gara-gara terpengaruh sama komentar-komentar menghina kamu dan kamu akan merasa keganggu sendiri pada akhirnya.
5. Biasakanlah diri kamu dengan soundtrack film ini, karena di film ini lagu Butterfly diputar berulang-ulang dan sesudah filmnya selesai, lagu itu akan stuck terus dikepala kamu. So, get ready!

Well, segini dulu aja review filmnya.
Semoga bermanfaat bagi yang membacanya.

Sunday, December 16, 2007

curhat

these past few days, I've had lots of contacts with few different guys.
but let's get it straight, the contacts were not exactly intimate. All of them were just contacts between good friends kinda type.

It all started a few days ago.
I accidentally saw my crush in a random place. We ended up sending each other messages and we decided to meet up because he wanted to borrow a book from me.
Naturally, becoz I have a crush on him, I was a little nervous before I actually saw his face.
I even took some spare second that I had in the morning to chose which tshirt that I would wear (but it was only a very little second, please don't get me wrong...).
When I finally met him, to my surprise, nothing happened. Well, nothing special, really. Sadly. I did feel a little chemistry tickle i my little heart and stomach when I first saw him. But the fact that he didn't even try to build any conversation with me turn that chemistry off. right away.
I was a bit disappointed. I mean, I know he's a quiet person and all, but we haven't talked to each other for weeks, for God's sake. I mean, didn't he get it? even just a freaking little bit?
Oh, I don't know...

The following night, I suddenly got a phone call from my old friend, Edwin.
He's one of the funniest guy I've ever met in my whole life.
We were classmates in grade 10 and we got really close.
He visited me at home in Jakarta, we met up in Bandung. He told me about his activities, his love life, his family, and lots of other stuff.
When I received his phone call, I was too surprised to respond smartly.
I mean, we haven't met and exchange our stories for months and suddenly he called. It's not his habit to call me. We text each other every now and then, but a phone call is usually a luxury. He tried to explain that he was using his friend's cell but I simply didn't get it. Well, I wouldn't use my friend's cell to call my friend who live in a different province.
Oh well, besides being the funniest, Edwin is in fact one of the weirdest people I've met. I decided that I should just listen to whatever Edwin said on the phone at that time. I also couldn't deny that I was really glad when he called me of all people.
thanks for the phone call, Win! we should really get together sometime!

other guy who called me was a former boyfriend of my friend.
our conversation began when I protested that both my friend and him didn't tell me that they broke up.
he called me and he told me everything. The time, the way, and the reason they broke up.
I was glad that they broke up and still being friends. there were no tears when they broke up. Both of them knew that the break up was for good.
I was glad that he could tell the story with his smiling voice. He sounds happier now.
I just wish he gets the best thing that he deserve.

this weekend is a special one.
One of my elementary school friends came to Bandung with her mom and his little brother (which happened to be my sister's elementary school friend) and they stayed in my house. His name's Habib and it was fun to see him again. It was fun to chat about random stuff with him.
Even if his way of driving drove me mad (coz it was too damn slow and he looked like he had lots of hesitations about which way he should take), it was kinda cool to be driving around Bandung with him. It was good to know how he's doing and what he's doing.
I wish I could've done it more often with my other old friends.
Besides Habib and his little brother (his name's Faiz, anyway), another old friend of mine stayed for the weekend too.
To be honest, I didn't remember a thing about our childhood memories. I'm three years younger than him and maybe that's why. On the other hand, he remembered a thing or two from our childhood. We talked alot and share some thoughts. It was fun alright. when it came to the times that we had to say goodbye, he shared some personal stories and I was kinda shock that he did it. but it was nice of him to tell me. At least it answered some questions that I had been thinking.

I'm not good in making some conclusions.
and i don't think that I need to create some conclusions based on my stories above.
so let's end my posting with a good bye
Hello

Sunday, December 09, 2007

orang gila


Ini adalah foto kru 8EH minus kru baru.
Foto orang-orang tergila yang pernah aku temui dalam hidupku.
Mulai dari yang paling brengsek karena hobi ngebokep sampai yang paling religius dan gak pernah ketinggalan shalatnya.
mulai yang makannya paling banyak sampai yang hobinya diet (tapi bohong dan makannya tetep banyak juga).
Mulai dari yang paling pelit sampai yang paling royal soal duit (this is not me yah.... I usually spend my money because you guys usually force me to do it!!!)
Dari yang paling cina (Samuel.... kelakuan lo tuh ye...) sampe yang paling sunda (duh gusti, eneng Destri...)
dan tentunya...
dari yang paling baek (aku maksudnya) sampe yang paling keren (yah aku lagi lah maksudnya... sapa lagi coba???)
hahaha!
Werid picture...
and even weirder people!
p.s. acara selanjutnya kita apalagi ya bo????

Maliq & d'essentials - Sampai Kapan

Jadi ceritanya gini...
Dalam waktu kurang dari sebulan ini, aku udah nonton Maliq & d'essentials sebanyak dua kali.
Selama ini aku cuma 'ngeh' kalau lagu yang nge-jleb banget itu adalah lagu yang berjudul "Lil' Things", tapi setelah mendengarkan lagu ini dibawakan sebanyak dua kali secara live, baru 'ngeh' kalo lagu ini artinya dalem banget!
yeah...
jadi pengen nonton Maliq lagi neeeeehhhh...
tapi yang memuaskan. bukan yang cuma a good one hour...

Ada bocoran katanya buat malam tahun baru Maliq mo manggung di Four Season Hotel Jakarta. What a temptation to go there... I wonder how much will that cost...

Maliq & d'essentials - Sampai Kapan

menantikanmu
dalam jiwaku
sabarku menunggu
berharap sendiri
aku mencoba
merindukan bayanganmu
karena hanyalah bayanganmu yang ada

hangat mentari
dan terangnya rembulan
mengiringi hari-hariku yang tetap tanpa kehadiranmu
indahnya pelangi
yang terbit kala sinar matamu
menembus relung hatiku

pantaskah diriku
ingin mengharapkan
suatu yang lebih dari hanya
sekedar perhatian dari dirimu yang kau anggap biasa saja

atau mestikah ku simpan dalam diri lalu kuendapkan rasa ini terus
selama-lamanya

diriku cinta dirimu
dan hanya itulah satu
yang aku tak jujur kepadamu
kuingin engkau mengerti
mungkinkah engkau sadari
cinta yang ada di hatiku
tanpa sepatah katapun ku ucapkan padamu

oh sayang
dapatkah aku memanggilmu
sayang

sampai kapan
aku pun tak sanggup tuk pastikan
kudapat memendam seluruh rasa ini

dengarlah
jeritan hatiku
untukmu oh

dan aku
ingin engkau mengerti
apa yang dihatiku
sanubariku

kita kan berdua selamanya


but the very last sentence always makes me go, "Really????????"
hehehe...

oh well, a really nice song.

p.s. can somebody tell me what happened with Satrio?
I watched them twice, and Satrio wasn't there in both performances.

back (with not-so-important stuff)

After not writing anything at all and abandoning my blog, I’m back with lots of stories to tell…
I’ve been through so much this past few weeks and it’s such a long stories to tell.
I am now an official member of HMTL, Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan, which in English would probably be an association of environmental engineering students (oh, whatever!). I attended so many music events, like Jak Jazz, Andezzz’s album promo, Maliq & d’essentials’s concert, etc. I went to couple of family meetings. I did a hell lot of homework. And I witness many other things in life.

What I wanna write on this particular time is about the stuff that has been going through my mind. The stuff is about having a significant other in someone’s life.
This topic is really interesting because none of my friends get speechless when we start talking about this particular topic, no matter how long we have been apart and the fact that we are not even that close anymore. The topic about the current life partner of someone’s life, or even if that someone is just a crush, is a really good ice breaker.
It’s true and it is proven to be true.

For example, back when it was still Ramadhan, I went out with my old friends back when I was still in high school. After we’re all done high school it’s hard for us to find sometime together and have a long chat about everything. So when we finally got together we revealed almost everything that we had been doing. And the most favorite line of the night was, “So, tell us about your girlfriend/boyfriend…” and from there, the discussion officially began. So that was the proof, the topic of who’s dating who is actually everyone’s favorite.
The thing is, lately, the discussion about someone’s companion kinda tense up so high. Everyone’s around me is talking (and gossiping) about this X’s girlfriend or that Y’s boyfriend.

One of my classmates decided to accept my other classmate to be her boyfriend and after that she is no longer available to spend her lunch time with me and my other friends.
My high school friend decided to finally say the ‘L’ word to the girl that she’s been having a crush on since junior high school.
My other classmates are confused about her relationship with several guys and it’s kinda hard for her to choose one of the guys.
Another friend of mine is confused because the guy that’s close to her now believes in a different religion.
This other class mate just starts dating a girl and this other friend just broke up with her boyfriend after almost 3 years of relationship.
And many more…

Well, I still think that all of the above is a normal situation that I have been through in life. I mean, ever since I felt that it’s normal to have a boyfriend or girlfriend, those above stories are just normal ones. I simply never take it seriously. Worse, I often just took in all this ‘whos’s dating who’ news just as some simple gossips.
But after yesterday, it kinda got me thinking.
Yesterday, a friend of mind told me that she’s got a lot to tell me. Se we met and had dinner together. From the second we met, to the very last second when I dropped her off to her house, she was talking about this guy that she has a crush on. She told me everything. She told me that likes this guy. She told me that she gets really close to this guy. She told me that they send each other text messages very often. She told me that this guy calls her constantly, almost every night. She told me that she still feels kinda awkward when she was with him, especially when his ex is around because his ex is also her friend. She told me that her intimacy with him provokes some gossips that say they are dating. And she told me that she can’t say any of the stuff she told me to anyone in her class because her classmates won’t keep it as a secret.
And fyi, she never told anything at all to me about her previous crush. This crush sounds really special and I could see her glowing face all through the night. She even looks sweeter than usual, maybe because of the positive energy that she suddenly has after adoring an individual and this person has been giving out some responses.

I seriously never thought of those great effects. And I mostly don’t care about those corny stuffs. But because this is my very close friend and it’s not her habit to tell it all, I am kinda bothered.
“Can everyone stop talking about their boyfriends and girlfriends?”
“Does everyone need to talk about their boyfriends and girlfriends infront of me?”
“How come everyone seems to have at least one love problem while I have none?”
“Is having a boyfriend or girlfriend really that important?”
“Am I just being jealous because everyone seems to have their significant others while I have none?”

Well, I don’t know…
Maybe I just have to go back to Jakarta more often, so I can get away from my friends and meet my family more often.
Or maybe I just have to look for a new crush so that I can create my own love problem and tell it all to my friends, just for the sake of revenge.

Friday, December 07, 2007

Kate Nash - Mouthwash

One of the coolest British female singer currently...
The lyrics are really cool!!! just read it and hear the song!

Kate Nash - Mouthwash

This is my face,
Covered in freckles with the occasional spot and some veins.
This is my body,
Covered in skin and not all of it you can see,
and this is my mind,
It goes over and over the same old lies.
And this is my brain,
Its torturous analytical force

Makes me go insane.
I use mouthwash,
Sometimes I floss,
I've got a family and I drink cups of tea.

I've got nostalgic pavements,
I've got familiar faces,
I've got mixed up memories,
and I've got favourite places.

And I'm singing Uh Oh on a friday night,
And I'm singing Uh Oh on a friday night,
And I'm singing Uh Oh on a friday night,
And I hope everything is gonna be alright,
And I'm singing Uh Oh on a friday night,
And I hope everything is gonna be alright,

This is my face,
I've got a thousand opinions,
and half the time I'm trying to explain.
And this is my body,
no matter how you try and disable it,
Yes, I'll still be here.
And this is my mind,
And although you try to infringe you cannot confine.
And this is my brain,
and even if you try and hold me back there's nothing that you can gain.

I use mouthwash,
Sometimes I floss,
I've got a family and I drink cups of tea.

I've got nostalgic pavements,
I've got familiar faces,
I've got mixed up memories,
and I've got favourite places.

Thursday, November 29, 2007

Rihanna feat. Ne-Yo - Hate That I Love You

Well, lagu ini sebenernya udah lama keluarnya...
cuma baru sekrang aja kepikiran buat nge-post liriknya.
I like Rihanna's songs, I like Ne-Yo's, so it's all good...

Rihanna feat. Ne-Yo - Hate That I Love You

[Rihanna (Ne-Yo):]
That's how much I love you (yeah)
That's how much I need you (yeah, yeah, yeah)
And I can’t stand you
Must everything you do
Make me wanna smile?
Can I not like it for awhile?

[Ne-Yo:]
No...
but you won’t let me
You upset me girl
then you kiss my lips
All of a sudden I forget
that I was upset
Can’t remember what you did

[Both:]
But I hate it

[Rihanna:]
You know exactly what to do
So that I can’t stay mad at you
For too long, that’s wrong

[Both:]
But I hate it

[Ne-Yo:]
You know exactly how to touch
So that I don’t wanna fuss and fight no more
So I despise that I adore you

[Rihanna (Ne-Yo):]
And I hate how much I love you boy (yeah)
I can’t stand how much I need you (I need you)
And I hate how much I love you boy (ooh)
But I just can’t let you go
And I hate that I love you so..

[Ne-Yo:]
And you completely know the power that you have
The only one that makes me laugh

[Rihanna:]
Sad and it’s not fair how you take advantage of the fact that I
Love you beyond the reason why
And it just ain’t right

[Ne-Yo:]
And I hate how much I love you girl
I can’t stand how much I need you
And I hate how much I love you girl
But I just can’t let you go
But I hate that I love you so

[Both:]
One of these days maybe your magic won’t affect me
And your kiss won’t make me weak
But no one in this world knows me the way you know me
So you’ll probably always have a spell on me..

[Rihanna:]
That’s how much I love you
How much I need you
That’s how much I need you
That’s how much I love you
That’s how much I need you

[Rihanna (Ne-Yo):]
And I hate that I love you sooo...
And I hate how much I love you boy (Hey)
I can’t stand how much I need you (I can’t stand how much I need you)
And I hate how much I love you boy (girl......)
But I just can’t let you go (But I just can’t let you go)
And I hate that I love you so

[Both:]
And I hate that I love you so.. so..

Monday, November 12, 2007

SPECTACULAR!

My sister BROKE UP with her boyfriend!!!!

alhamdulillah....

she finally listened to me...
and Allah finally listened to all my prayers....

My next prayer to Allah:
"May Allah bless and protect my family, esp. my lil' sist.
When the time has come for my sister to have a boyfriend, let the boyfriend be the best boy she could ever get in this entire world.
Amen"

Thursday, November 08, 2007

kaderisasi part 4

Setelah beberapa lama gak nulis di blog, kali ini aku kembali dengan cerita yang lagi happening dikehidupanku. LOL.
Kaderisasi. Seperti biasa, itu adalah topic wajib bahas akhir-akhir ini.
Soalnya nih ya, udah banyak banget orang (baca: temen-temenku) yang males ikutan kaderisasi ini.
Alasannya macam-macam lah. Tapi kebanyakan sih ngerasa kalau kaderisasi yang kami jalani ini udah kelamaan dan terlalu bertele-tele.

Tapi yah, mau gimana lagi coba?
Mungkin emang harus kayak gini biar worth it masuk himpunan.
(Sok banget si aku!!! Maklumlah, udah ada ramalan kalau kita bakalan dilantik soon, jadi ditabah-tabahin dulu aja. Dikit lagi, bos!)

Mau mengenang hal-hal aneh aja yang terjadi di kaderisasi ini.

Pertama, jurusan si aku kan jurusan yang cewek dan cowoknya tiga banding satu. Perbandingan ini tuh kayaknya udah mendarah daging aja. Hal ini menyebabkan kalau jurusanku di kasih gelar jurusan cewek (selain Planologi, Biologi, dan Farmasi). Karena banyakan cewek, omongannya gak ada yang dijaga tuh cewek-cewek. Pedes banget. Tajam. Menusuk ke ulu hati. Kadang-kadang, omongan itu bisa membuat adrenalin terpacu, tapi kadang-kadang yang lain banyak omongan-omongan itu yang jadi gak penting. Biar lebih jelas, langsung ke contoh.
“Yang dibelakang nih gak kerja? Nonton aja ya? Asik ya nontonnya? Nonton apa? Nonton telenovela?”
Aku pengen ketawa ngakak saat itu juga. Pilihan nontonnya itu kok ya telenovela gitu. Apa gak ada yang kerenan dikit, Kak? Nonton Heroes kek, atau Grey’s Anatomy, atau bahkan Asian Idol…
Contoh lain.
“Kenapa sih semangat kalian pada turun? Capek ya? Capek? Cape deh…”
Huahahaha!!! Yang ini, kakak-kakaknya terlalu uptodate. Menurut aku sih pertanyaan yang menanyakan semangat kami turun gara-gara kami kecapekan itu masih penting. Tapi embel-embel ‘cape deh’-nya itu yang bikin geli.

Kedua, di salah satu kode etik kaderisasi, ada tulisan kalau seluruh peserta dilarang melakukan kontak fisik dengan peserta lain atau panitia. Yang anehnya, banyak kontak fisik yang terjadi.
Misalnya, saat kami disuruh bikin benda pejal, untuk mengetes masih ada rongga atau tidak diantara kami, kami didorong-dorong.
Lalu, saat kami disuruh push-up satu seri, ada salah satu teman yang didorong punggungnya karena push-up-nya gak bener.
Loh? Katanya gak ada kontak fisik….
Oh iya, di kode etiknya kan tertulis kalau seluruh peserta dilarang melakukan kontak fisik dengan peserta lain atau panitia. Jadi, kalau panitia ke peserta boleh dong…

Ketiga, makin lama, kayaknya panitia makin gak butuh angkatan 2006 deh. Buktinya angkatan si aku selalu dihina-hina dan gak pernah melakukan berbagai macam kebenaran.
Yang lucunya, ketua kaderisasi-nya itu punya satu hobi ngirim-ngirim message ke friendster-nya temen-temen. Isi message-nya itu macam-macam, tapi mostly gertakan-gertakan gitu deh.
Di message yang terakhir dari si abang ketua kaderisasi, beliau bilang kalau mereka lebih milih gak nerima kami sebagai anggota mereka daripada himpunan mereka hancur.
Hehehehe.
Lucu kan? Sok gak butuh gitu deh…
Padahal mah… emang mau jadi badan pengurus himpunan selamanya gitu, Kak? Emang gak butuh kacung (aka angkatan yang paling muda) buat ngebantuin jalannya himpunan?

Terakhir, ungkapan senior selalu benar dan junior selalu salah itu emang masih berlaku gila-gilaan deh sampai sekarang.
Contoh yang paling gampang aja pas cek perlengkapan, pas kami disuruh ngeluarin ponco/jas hujan.
“Ponco-nya yang robek sekecil apapun ngaku ya! Langsung ke belakang!”
“Kok ponco-nya ada yang basah sih? Gak pernah dijemur ya?”
Padahal kami Cuma disuruh bawa ponco, mau basah kek, robek kek, gak pernah dibahas lebih lanjut.
Trus waktu dirusuh bawa air bersih dengan label yang dibikin sendiri.
Tiba-tiba danlapnya bilang, “Ada yang belum diberi label?”
Saat itu dia gak sukses nyari orang yang salah, soalnya udah pada dikasih label.
Trus tiba-tiba danlap-nya bilang lagi, “Ada yang merek botolnya belum dicabut? Belum dilepas? Kalau ada, silakan memisahkan diri dibarisan belakang.”
Penting banget ya? Kalau merek botol udah ketutupan sama label bikinan sendiri, apa salahnya sih?
Udahannya, si danlap bilang, “Kenapa masih banyak yang membuat kesalahan dibarisan belakang sana?”
Aku pengen bilang deh, “Waduh, ndak tau ya, Mas. Yang nyari-nyari kesalahan kan situ. Coba situ yang mikir…” hahaha!

Tapi ya, keanehan gak hanya terjadi di panitia kok. Temen-temenku juga banyak banget yang ngelakuin hal-hal aneh yang sama sekali gak perlu dilakukan.
Contohnya pas disuruh bawa tenda, ada seorang temen yang angkat tangan dan bertanya, “tenda-nya tertutup gak?”
Langsung deh si danlap bilang, “kalau gak tertutup gak dirusuh bawa tenda, Mbak…”
Kakak-kakak yang dibelakang juga langsung deh nyeletuk, “tenda kayak apa yang gak tertutup? Tenda kawinan?” Hahahahaha!
Ada juga temenku yang ngomong, “Kumpulan barang di depan kami ini adalah sampah dan kami ini layaknya sampah…”
Pas kaderisasinya udah selesai, si orang yang ngomong sampah-sampah ini langsung dihina-dina sama orang-orang seangkatan. Hehehehe.
Trus, pas disuruh bikin benda pejal itu tadi. Banyak banget temen-temen yang ngajuin bentuk yang aneh-aneh. Prisma segitiga lah, cakram lah. Yang ngajuin bentuk aneh-aneh itu pada gak mikir dulu apa? Hehehe.
Pas disuruh ngejawab atau mimpin yel-yel juga yang mengajukan diri itu-itu melulu. Yang lain kayak pada takut-takut gitu. Jadinya kan yang udah pada ngacung jadi serba salah.

Ramenya pas kaderisasi itu adalah sesudah kaderisasi. Jadi, kami bisa ngegosipin kakak-kakak senior dan mencela-cela temen seangkatan yang bikin salah.
Pas di-kader-nya mah, boro-boro seneng deh…

Pokoknya sih, aku sekarang cuma tinggal nunggu…
Kapan kami dilantik, Kak?????

Wednesday, October 31, 2007

this is why I love my mom

I was getting ready in the morning when I heard my home phone was ringing.
I got the phone and it was my mom calling.
first, she asked me how I was doing and what would I do today. A regular phone call.

after a usual talk here and there, she finally got down to what she had wanted to tell me.

"Dhe, udah denger tentang Islam yang aliran sesat itu?"
"Udah..." aku menjawab agak bingung. where was this conversation gonna go?
"Kenapa emang, Ma?"
"Enggak apa-apa... itu kan yang banyak direkrutnya anak-anak muda seumuran kamu..."
"Oh iya..." aku masih agak-agak bingung.
"Yah, hati-hati aja ya... kan soalnya katanya yang ikutan itu kepengaruhnya seperti di hipnotis gitu..."
"Ah, masa sih?" Aku beneran kaget saat itu. Canggih banget ya?
"Jadi, kalau ada yang ngajak pengajian, jangan langsung mau ya... hati-hati..."

and our conversation was ended by another few usual sentences.

but don't you think it's really cute?
my mom was calling me because she was actually worried about me.
I don't usually get that much attention.

Mom, I love you so much!

Tuesday, October 23, 2007

If Life Can Be Easier...

If life can be much easier,
You’ll be a girl
And I’ll be the guy.

If life can be much easier,
You won’t be shy,
And we won’t be running out of something to say.

If life can be much easier,
We’ll create another universe,
We’d stay there forever,
And ignore anyone nearest.

If life can be much easier,
I’ve known what you feel about me for a long time,
And you’ve known what I feel about you.

If life can be much easier,
The feeling I was talking about is love.
And if life can be much easier,
The word ‘love’ would be out of our mouths.

If life can be much easier,
Maybe the word ‘love’ won’t come out much sooner.
Maybe we will never be together.

Maybe life is not supposed to be any easier.

Sunday, October 21, 2007

Time Waits for No One

To realize the value of ten years
Ask a newly divorced couple.

To realize the value of four years
Ask a graduate. (I wish I'd be able to graduate in exact four years. Amen!)

To realize the value of one year
Ask a student who has failed a final exam.

To realize the value of nine months
Ask a mother who gave birth to a stillborn.

To realize the value of one month
Ask a mother who has given birth to a premature baby.

To realize the value of one week
Ask an editor of a weekly newspaper.

To realize the value of one minute
Ask a person who has missed the train, bus, or plane.

To realize the value of one-second
Ask a person who has survived an accident.

Time waits for no one.

just a little sentence from me:
To realize the value of two weeks holiday
Ask ME!!!

time sure flies!

p.s. thanks Jo!

Support Local Artists!

I just bought 2 cds at a time, both are by local artists. One of them is a band of trio and the other is a solo singer.

But because I'm gonna write about local artists, I think I shall use my native language, Bahasa Indonesia.


Yang pertama adalah sebuah band yang bernama Float.


Band ini sebenernya udah keluar dari beberapa waktu yang lalu, tapi keputusanku untuk akhirnya beli cd mereka baru ada pas liburan ini. Selama liburan ini aku kan selalu ketemu sama adekku dan adekku ngusulin supaya kta beli cd-nya Float. I finally said yes.

So, kita berdua beli cd Float deh dan hasilnya sangat memuaskan menurutku.


Buat yang nonton film 3 Hari untuk Selamanya, pasti gak asing lagi sama Float. Eh, atau malah asing ya gara-gara konsentrasi banget sama cerita filmnya? Yang pasti, Float adalah band yang nyanyiin original soundtracknya film itu.

Para pendengar radio sejati, pasti gak asing dengan lagu-lagunya Float.

Lagu yang judulnya 3 Hari untuk Selamanya sering banget diputer di radio beberapa waktu yang lalu. Apalagi pas lagi promosi film ini. Trus kalau di radio Bandung sih ada satu radio yang lumayan sering muterin lagu mereka yang judulnya Pulang.

Dua lagu itu emang menurutku dua lagu yang keren banget yang ada di album ini.

Ada satu lagu berbahasa Indonesia lagi yang wajib didenger di album ini. Judulnya Sementara.


Nah, di album ini kan lagu-lagunya gak cuma lagu Bahasa Indonesia aja, ada lagu-lagu berbahasa Inggris juga. Lagu favoritku adalah Stupido Ritmo.

Lagu Stupido Ritmo ini sempet mengecoh aku seperti saat lagu Child-nya Nidji mengecohku diakhir tahun 2005 lalu. Aku kira penyanyi/band-nya itu orang bule. Soalnya musiknya gak lazim dibawain sama musisi Indonesia dan mirip sama musiknya band luar negeri. Jadi deh aku jatuh cinta.


Menurutku, band Float ini emang likeable banget deh. Musiknya keren. Liriknya apalagi. Asal jangan sambil liat muka mereka aja, soalnya wajah-wajah mereka menurutku kurang menjual.

Ada satu hal subjektif yang membuatku tambah jatuh cinta sama mereka. Motornya band ini adalah orang Batak. Bangga gimana gitu pas tau. Seneng aja bisa nunjukin sama orang-orang lain kalau orang Batak gak cuma bisa jadi Pengacara. Band ini nunjukin kalau orang Batak bisa all-out dalam setiap kerjaan mereka, termasuk nge-band. Walaupun kalau didengerin lagunya, lagu-lagu band Float malah gak ada unsure-unsur Batak-nya sama sekali. Mau slow nanggung, mau keras nanggung. Trus musiknya juga ngarah ke musik Jawa gimana gitu.


Tapi whateverlah. I like Float band. I like their music and I guess that’s all that matters. Period.


Oh, anyway, kalau mau ngeliat lirik lagunya, cobain ke www.floatproject.com ya…

Happy singing and listening to good music!


Lokal artis yang kedua adalah seorang solois.

Aku gak tau nih, awal karier si beliau ini langsung ke nyanyi atau gimana. Setauku, aku mulai kenal dia pas dia jadi salah satu pemain piano di band pengiring Tompi yang bernama Groovology. Ujung-ujungnya dia jadi bikin album sendiri.

Nama artis ini adalah Bibus dan judul album yang pertamanya Love Love Love.


Let’s get down to the business.

Lagu pertama di album ini judulnya sama dengan judul album. Love Love Love. Lagu pertama ini, sesuai dengan judulnya, bikin aku jatuh cinta. Keren deh semuanya. Suaranya Bibus, musiknya, liriknya, tempo-nya. Semuanya deh. Wajib denger!!!

Trus, ada satu lagu yang jadi single pertama Bibus, judulnya Bukan Pacarmu. Liriknya lucu, dengerin deh! Well, coba tebak kenapa liriknya bisa lucu? Sapa lagi yang nulis liriknya kalo bukan the one and only Mr. Tompi himself.

Yang uniknya dari album ini adalah ada satu lagu yang diulang dua kali. Judul lagu ini adalah Terindah Bagimu. Kemasannya beda, yang pertama versi piano yang kedua dimainin secara lengkap pake drum dan alat musik lain. Karena diulang dua kali, lagu ini lama-lama jadi nempel juga di kepala. Aku sendiri sih lebih suka lagu yang piano version. Lebih kerasa gimanaaaa gitu.

Lagu terakhir yang menurutku harus didenger juga adalah lagu yang berjudul You’re Not the One. Kenapa lagu ini harus didenger karena Bibus nyanyi-nya bisik-bisik banget di lagu ini. Pelan dan menghayati banget. And again, mirip sama cara nyanyi-nya penyanyi luar negeri yang bisik-bisik gitu. Makanya coba dengerin deh.

All-in-all, aku cukup puas dengan albumnya Bibus ini.

Suara Bibus keren, musiknya juga keren.

Kalau mau liat liriknya, beli aja albumnya ya bo… atau ke www.bibusmusic.com


Boleh dibandingin gak ya antara sesama pemain musik di Groovology yang udah ngeluarin album?

Well, beberapa bulan yang lalu kan pemain gitarnya Groovology yang bernama Ari juga udah ngeluarin album dengan judul Funk Me! Dan udah kubeli juga.

Pokoknya, to make long story short, menurutku pribadi sih aku lebih suka album solonya Bibus daripada album solo-nya Ari. Soalnya menurutku suaranya Ari tuh dipendem dan gak dikeluarin out loud. Bibus lebih tegas aja.

Walaupun aku punya lagu paling favorit di albumnya Ari: Spend My Life Time Loving You.

Lirik lagu itu juara banget deh!!!

Girl I won’t stop loving you

This I promise from my heart

And you can believe

That we will be happy endlessly just you and me.

And I’ll be there just for you

Anywhere you want me to

I really do

I want to spend my lifetime loving you


So, those were the two CDs that I just bought.

Aku ngerasa aku cukup puas atas apa yang aku beli.

Karena most of the time aku selalu berusaha untuk gak membeli bajakan, aku seneng deh ada tulisan di halaman kedua cover cd-nya Bibus.

It says, “Thank you for supporting local artist..!!”

I say, “your welcome!”

LOL!

Thursday, October 18, 2007

continuous

well, well, well...

still remember this?

“describe me in ONE WORD, just one! Send it to me, then send this message
to your friends and see how many wonderful/strange things people think about you! reply please, it’s fun!”


So, my friend Diah sent me the sms again for one more time.
I replied hers and decided to send the sms again to my 'new' friends.

just a reminder, here are what my friends had said to me when I sent the sms for the first time:

  • Nita (one of my classmates. In fact, she’s my desk mate in class. She should know me by know-I think): strange.
  • Lina (She’s one of my classmates. She’s a good person… I like talking to her): Hanif. Hanif means straight, she said. In her opinion, I can walk on the 'straight' line in the middle of fake world.
  • Ditta (one of my best friends. She was one of my friends that sent me the same message): she was kinda cheating in answering the question, so I’m just gonna write what she wrote for me, “I think u’re so ‘daddy’s little girl’".
  • Mira (my friend since the gr.2 of Junior High School, or gr. 8 if it's more usual for u): mandiri, which means independent in English.
  • Andhika (he's one of my friend and he's a guy and I felt like he kinda knows me...): shopaholic.
  • Alin (another one of my best friends): She was cheating too! these are what she wrote "Gharib=strange, boros=spender, open, terlalu musik=too much into music, dunia=life-think about life too much without worrying about life after death."
  • Wiput (one of my classmates. She's a pretty good girl...): hardworker.
  • Asti (or Bule I usually call her. She's another one of my best friends. I've been friends w/ her and her twin sister since gr.7): tough! (with the exclamation point too!)
  • Cabuy (he is one of my classmates... he's a guy... we talk a lot... I told him about my crush, so that means we're kinda close...): dewasa=an adult.

So, after awhile, some of my friends decided to sent me some replies...

  • Ratih (one of my closest friends in the cruel university world): ALIEN. I think that was a very smart choice. I always have the feeling that my nick name really suits me the best. and to know that Ratih actually choose the word 'alien' for me, was kinda shocking. Really good choice, Ratih. (If you know me well enough, you know what I mean)
  • Irna (another good friend of mine in ITB): GALAK! (with all the capital letters and the exclamation) it's really trus, as I'm from North Sumatra and being unfriendly and really easy to get angry is actually in my blood. But oh, the word 'galak' or 'get angry easily' is too often to be used by too many people. She should've use other smarter word.
  • Tomo (a friend of mine. We got to 'know' each other in AUDC 2007 and we've been friends since, right, tom?): Loose-cannon. right. exact word. I am a loose-cannon type of person. although, I usually like to plan stuff too... but on the field of what I'm saying, I am a loose-cannon type of person.
  • Diah (a best friend of mine. She really knows me inside-out): Blak-blak-an. In English, that would be straight forward. I am very straight forward. Indeed. When I express my feelings right on the time I'm feeling it and I usually don't care what other people feel.
  • Alia (my own little sister) said that I am spectacular. LOL. Well, she sent me the words because we were talking about some spectacular stuff. But the fact that she decided to sent me the word flattered me... LOL. thanks, sist!
  • Mila (an annoying but a very good friend of mine): Ngegemesin. what will that word be in English? Well, maybe cute...??? I don't know. that word almost made me puke. Honestly, I think she was joking. I think she was simply being herself, annoying.
  • Achint (a funny friend of mine): alien. yup. that what she sent me. So I suddenly suspected her cheating on Ratih's answer. But I don't think so. They simply had a same word in their minds. But still, I think that was the best word to describe myself.
  • Boy (one of my college friends. We've had so many good talks, so I consider our relationship is good): Nerd. HAHAHAHA! All-in-all, there were 3 people who have said the word 'nerd' to my face. My canadian friend, Amy, mbak-mbak EF, and Boy. Honestly, I kinda think that I am nerd, based on my look. But I'm not that kinda thinker, y'know. I like to hang out a lot. Whether I have that nerd appearance, well, like I care? hahaha. thanks anyway, Boy!

So that's it...

a fun thing to do... wanna try it?

Wednesday, October 17, 2007

Eye Witness

I just witness a fire breakdown.

This afternoon, my parents and I were going to some banks.
As we were driving, there were some roads that were blocked by police officers.
Firstly, we were joking around about it. My dad even said that the blocking is for Mr. Jusuf Kalla, the Vice President of Indonesia. He's currently really busy building his good image in front of other people and making lots of visits to other politicians' places. So the road blocking was made in order to make the vice president's route runs smoothly.
But then, after a long way to turn around, we finally saw what really had happened.

There was smoke. Black smoke.
So casually, we were talking about it, "well, maybe the roads are closed because of the fire somewhere there. Look at the smoke up there!"
When we finally got closer. We finally saw what happened.
The smoke was getting thicker. It was really black. Until finally we could actually see the fire.
The was fire coming out of a building.
It was huge.

Lots of people watching the fire burned down the building.
To made it worse, the wind was blowing pretty hard, which made the fire very hard to be put out.
The whole thing turned out pretty bad.
The roads were blocked, which caused a pretty long traffic jam in the other roads.
The fire was hard to be extinguished, which made other buildings around it to be burned down too.
Too bad that I didn't bring my camera so I couldn't capture what I saw in a picture.

Well, finally my parents and I decided that we have to cancel our first plan, going to a bank. The burnt building was actually right in front of the bank.
So we turned our car back around and we drove pass about 4 fire extinguisher trucks. They were lining up to refill the water in the truck.
It was a really phatethic view because the fire was so huge and still burning, but yet the fire extinguisher trucks were nonchalatly lining up for water.
I don't know, I just thought that they were supposed to go some place else to refill the water, instead of just waited there and lined up.
But oh well, if the fire fighters work that good in Indonesia, I'd be surprised, I guess.

So, I send my symphaty to all the people whose house/work place has been burnt out this holiday.
I guess we're all got too excited this time and no one cares about the danger of fire anymore.
Hope we all can learn something from whatever happens...

Tuesday, October 16, 2007

I'm Scared

I recently cried.
Well, I usually cry when it comes to Eid day, esp. when I say sorry to my parents. It's like I've done too many mistakes that hurt their feelings and I don't deserve their forgiveness.
But this time, a few days after my Eid cry,I just had to cry again.
It is because I'm scared.

The thing is, my sister is getting older and it is, in my opinion, too sudden to be true.
I have the feeling that in a sudden she has became a high school student. She has grown to a very beautiful and stylist young girl.
In a sudden, she has to worry about her look.
In a sudden, she has to hang out a lot with her friends.
And suddenly, she has a boyfriend.
I, honestly, almost had a black out when I heard that she has a boyfriend now.

Suddenly, I wanted to know everything.
Who the hell is this boy who was able to make my sister said yes when he asked her out?
What the hell does he have that make my little sister fell into his arms?
Is he really eligible?
Is he worth it?
Is he handsome? Is he rich? Does he smoke? Is he a rebel kinda boy? Is he nice to my sister?does he treat her good?has he ever laid his hands on my sister?
Has he ever said 'I love you' to my sister?
If yes, does he mean it?

I want to know every details. Every little stuff. Including whether or not they have kissed each other.

Yes. I am really possessive to my lil' sister.
I love her too very much.
I want to protect her as best as I could.
I don't want her to be hurt by anyone,esp. By a lousy little boy.
And I am really scared of what'll happen to her.

So, I asked her about almost everything that's going thru my mind.
She answered it very shyly. Well, it is her first boyfriend in her teenager life.
And we don't talk about boys.
At all.
I don't know who her crush is and vice versa.
It was a rather awkward conversation. But I pushed myself to go on with the business.

She should know how much I love her and how much I care for her.
She should know that she can come to me at anytime and tell me whatever stuff is going on in her life.
She should know that she could really count on me.
lastly, she should know that she's getting older and she has to take care of herself alone.

I told her everything I know.
I told her, for the first time, about my experiences.
I told her that I'm really worried about her.
I told her that I'm just really lucky that so far I've been really tough and I'm really affraid that she can't be maturely tough as I've been.

I also told her that I'm really scared that something will happen to her.
at that point, I cried.
because I really was and am scared.

The thing is, after I said what I have to say to my little sister, now I can only pray to God.
May Allah takes a good care of my little sister. May Allah gives her good blessings.
May Allah always protects her from anything bad.

Other thing I get from this whole thing is, I'm soooooooooooo not ready to have my own children.
and I now understand why my mom's worried to much about me and my sister.

Saturday, October 13, 2007

Euforia Lebaran

So, it's Eid day today...
or yesterday.
depends on what you believe and how you believe it.

Banyak banget kejadian yang berkaitan dengan euforia lebaran mulai dari kemarin.

Awalnya sih sejak warga Muhammadiyah menetapkan kalau mereka mau lebaran tanggal 12 Oktober.
well, itu sih terserah mereka lah ya...
cuman masalahnya si Indonesia ini masih banyak orang yang ikut-ikutan.
Bilang-bilang aja kalo mereka kepercayaannya itu Muhammadiyah, padahal udah males puasa dan pengen cepet-cepet lebaran.
Ada juga yang ngaku-ngaku pengen cepet lebaran dan udah males puasa, padahal ketauan kalau dia/mereka itu adalah penganut Muhammadiyah yang setia.
agak-agak aneh.

Trus kan, tradisi malam lebaran adalah takbiran.
Aku gak tau takbiran taun lalu kayak apa, soalnya taun lalu aku pas umroh.
dua tahun yang lalu takbiran kayak apa, aku udah lupa.
yang jelas, kemarin malam aku dan keluarga memutuskan untuk keluar rumah dan see what's going on outside of our house.

Ternyata-oh-ternyata, mulai dari buka pintu rumah, takbiran keliling udah heboh dijalanan.
trus, ternyata-oh-ternyata (lagi) jalanan macet parah.
jadi, aku dan keluarga naik mobil ke arah Paris Van Java, trus turun lewat Pasopati ke Gasibu.
Di Gasibu lah puncaknya kemacetan ini.
Parah.
Banyak orang naik satu mobil pick up gitu dan mukul-mukul apa aja yang mereka bawa: galon, kaleng, kayu, dll.
mereka heboh sendiri sambil takbir-takbir gak jelas.
ada juga yang turun dan joged-joged ditengah jalan, bikin macet gila-gilaan.

Ada kejadian norak juga tuh tadi malam.
Jadi, aku dan kluargaku kan pake mobil papa yang plat mobilnya B.
trus banyak anak muda yang joged-joged di tengah jalan gitu dan ngeblok jalannya mobil papa.
Trus ada beberapa anak muda itu yang bawa bendera Persib.
dan tiba-tiba ada yang mukul mobil papaku.
tanpa alasan.
papaku gak nyenggol mereka, gak nglaksonin mereka, gak ngapa-ngapa-in mereka deh!
tiba-tiba ada yang mukul papaku gitu aja.

norak kan?
kenapa coba?
hanya karena mobil papaku plat nomernya B.
hanya karena mereka bawa bendera Persib.
mereka mesti mukul mobil papaku tanpa alasan yang jelas.

but oh well,
it's Eid night.
harus sabar.
Walopun anak-anak muda yang gak jelas itu sempet juga dipelototin sama papa dan habis itu papa langsung tancap gas.

tapi, my point is, emang udah ngetrend lagi ya takbiran keliling dan di tempat keramaian gitu?
soalnya kan waktu dulu sempet gak dibolehin ada takbiran keliling gara-gara banyak kerusuhan.
trus juga ditambah lagi pernah ada bom dan segala macam isu yang berkaitan dengan bom.
kalo sekarang udah boleh rame-ramean lagi, asik dong!
berarti Indonesia udah mulai aman kayak dulu.
amin!

trus, tradisi lain lagi adalah Shalat Ied.
aku dan keluargaku emang suka shalat Ied di tempat-tempat yang gak deket rumah.
Kami suka shalat di Gasibu. waktu itu pernah shalat Ied di Mesjid Salman. Yang paling niat adalah waktu kami dari Bintaro pengen Shalat ke Istiqlal. Seru bangun pagi-paginya dan berangkat buru-burunya.
Serunya lagi, tahun ini aku punya ponakan yang umurnya baru setaun lebih.
Seru banget pas ngediem-in dia, soalnya dia, layaknya anak kecil lainnya (kecuali adekku pas masih kecil), pas shalat Ied langsung teriak-teriak dan nangis tanpa sebab yang jelas.

Tapi, tandanya lebaran banget adalah susahnya ngirim sms.
Bo, kayaknya semua orang menggunakan jasa berbagai macam provider semalaman kemarin.
Mau ngirim sms susah.
mau dapet sms juga susah.
ribet deh.
khas lebaran banget. sms macet.

trus isi smsnya hebat-hebat lagi.
kebanyakan orang langsung pada jadi pujangga mendekati lebaran ini.
"Langkahkan kaki di hari yang suci" lah
"Tiada gading yang tak retak" lah
"Manusia tiada yang sempurna" lah...
macem-macem deh puisi yang dibuat orang.
papaku yang dapet dan ngirim sms dari dan ke banyak orang (sampai habis kira-kira 100ribu buat sms lebaran doang) paling banyak dapet sms puisi-puisi gak jelas gitu.

Yang terakhir, di euforia Lebaran taun ini, seperti pada tahun-tahun sebelumnya adalah one thing and one thing only: makanan.
It's like once I pop I can't stop aja.
mentang-mentang sebulan berpuasa, habis shalat Ied, tancap habis!
makanan dirumahku khas dan lezat lagi.
mulai dari makanan berat (ketupat dll), makanan agak berat (tart, cheesecake, dan lapis legit), dan makanan ringan (kue kering dll).
I can't resist.
God only knows.
lol.

well, whatever you do,
whatever your tradition and your euphoria is...
Eid Mubarak, everyone!
My apology comes from the deepest heart because I often make lots of mistakes.

Tuesday, October 09, 2007

I'm falling in love

Right...

I was previously fell in love to my beloved country, Indonesia.

Now, I'm currently falling in love to a real person.
to a real guy.

See,
I was constantly talking about a comic trilogy called Cartoon History of the Universe.
book 1, book 2, book 3.
(not only in this blog in particular. I am constantly taking these three comics everywhere I go. also I'm constantly recommending these 3 comics to almost everyone I meet.)

And now that I have come to read the third book,
I'm falling in love with the guy who wrote it all (or drew it all?)

meet Larry Gonick.


I like how he described himself on his site.
Larry Gonick is indeed an 'overeducated cartoonist'.

I quoted this from his own CV,
his education:
AB summa cum laude in mathematics, Harvard College, 1967; MA in mathematics, Harvard, 1969; 1969-70 academic year spent at Tata Institute of Fundamental Research, Bombay, India.

but yet, these are his books:

The Cartoon History of the Modern World, Part 1, HarperCollins, 2007.

The Cartoon Guide to Chemistry (with Craig Criddle), HarperCollins, 2005.

Kokopelli and Company in the Attack of the Smart Pies, Carus Publishing, 2005.

The Cartoon History of the Universe III, W.W. Norton, New York, 2002.

The Cartoon Guide to Sex (with Christine Devault), HarperCollins, New York, 1999.

The Cartoon Guide to the Environment (with Alice Outwater), HarperCollins, New York, 1996.

The Cartoon History of the Universe II, New York, Doubleday, 1994.

The Cartoon Guide to Statistics (with Woollcott Smith), HarperCollins, New York, 1993.

The Cartoon Guide to (non)Communication, HarperCollins, New York, 1993.

The Cartoon Guide to Physics (with Art Huffman), HarperCollins, New York, 1991.

The Cartoon History of the United States, HarperCollins, New York, 1991.

The Cartoon History of the Universe,Volumes 1-7, Doubleday, New York, 1990.

The Cartoon Guide to the Computer, HarperCollins, New York, 1983.

The Cartoon Guide to Genetics (with Mark Wheelis), HarperCollins, New York, 1981.

Blood From A Stone, A Cartoon Guide to Tax Reform (with Steve Atlas), New York Public Interest Research Group, New York, 1972 (?).

I mean, he wrote almost anything!
from math to history.
from biology to communication.
from chemistry to statistic.

what else can I call a person like him if not genious???

so, for those of you who hasn't read any of his books...
come up to me... I have some of his books which I gladly will lend it to you.
and we can talk about him together.
and talk about his books together.
The way I (used to) laugh at his comics with my lil' sister.

I kinda wonder...
is it that 'easy' to make me fall for a guy?
all a man needs to do is get a cum laude degree and write all sorts of stuff about any smart things in this world.
I'd 'easily' fall for him.
LOL

Monday, October 08, 2007

chap

So I haven't talk to someone for a long time.
it happens that this someone is actually a guy.
(It also happens that this guy used to be my special someone. But it's not important anymore)

because it's been too long for us not to keep in touch, I decided to send him a text message.
a very casual one.
y'know, with all the useless chit-chat stuff...
"Hi. We haven't talk to each other for a long time. how are you? any plan for this coming Eid?"

he, of course, answered me with another chit-chat.
"I'm fine, how are you? It's been so long... I may go back to my hometown this Eid. how bout you?"

man, as you can read it up, I kinda regret that I actually tried to keep in touch with this guy.
But I guess when you don't talk to each other for a very long time, a lousy chit-chat is all that you need.

then a few text messages still came to my cell.

I asked him what he's been up to.
he asked me the very same question.
he asked me where I currently am. and asked who I currently with. (in literal meaning)
I told him I'm currently in Jakarta, spending my holiday.
until I asked him why he'd asked me those question.
It made me curious what had made him curious about me.

he casually answered with another question: "In this Ramdhan, do you often go out ifthar (aka break your fast) with your friends?"
I said, "oh yeah. In fact, in this Ramadhan, I break my fast at home for not more than 5 times. The rest I usually spend the night with my friends."
and I just had to ask the next question, "why is it so important to you?"

and he just had to answer it this way,
"Well, I was thinking about asking you out. Maybe we can have dinner together. But now that you're in Jakarta, maybe next time."

and I thought, "OH MY GOD!"

at that point, I am sure, 100%, that this lousy chit chat had to be stopped.

See, he wasn't feeling any single words that he was saying.
He didn't mean anything!
He wasn't really asking how I was doing.
He wasn't really want to know what I have been busy with.
He wasn't really asking me to go out.

He just had to ask me those questions to make all this chit-chat run smoothly.

and all I had to do is end this lousy chit-chat really soon by sending him one single sms,
"right. maybe next time."

Period

Sunday, October 07, 2007

kaderisasi part 3

these past weeks have been a really hectic time in my life.
that was why I felt that I finally can catch my breath again now.

Jadi kemarin-kemarin kan aku udah nulis tentang berbagai macam hal soal kaderisasi.
aku sekarang pengen point out beberapa hal lucu aja yang terjadi selama kaderisasi.

okay,
jadi kan sekarang kaderisasi buat masuk HMTL flow-nya udah naik.
dari beberapa minggu yang lalu, udah mulai deh tuh si para anggota muda (aka my friends and I) dimarah-marahin.

Ada satu hari di hari Sabtu dimana kami pertama kali dimarahin.
Di hari itu, banyak banget kejadian lucu yang bisa aku bagi.
Dari pagi, para anak baru ini emang udah diciriin ama panitia. Soalnya dari sejak pagi ada salah seorang dari temenku yang bilang kalo "acara MPAM itu bertele-tele".
lagsung deh para panitia 'mengkondisikan' anak yang bernama Roy itu.

Tugas pertama kita pas flow lagi naek, kita disuruh berpencar, trus disuruh 'mungut' barang apapun yang ada disekitar kita yang mencerminkan diri kita.
Aku kan bingung ya.
I mean, I don't know myself all that well, gituh, trus skarang disuruh 'mungut' barang yang mencerminkan diriku sendiri.
trus ya temen-temenku yang lain juga bingung kan ya. pas aku ngedeketin suatu area dan mutusin buat mengambil batu untuk mendeskripsikan diriku yang 'keras' (hahaha!), orang-orang pada ngikutin aku.
Aku kan jadi kesel ya. Semua orang langsung inspired by what I did gitu dan pada ngambil batu juga dan mendeskripsikan diri mereka yang 'keras'. Aku langsung ngebuang batu dan ngomong kalo banyak orang cuma ikut-ikutan.

Alhamdulillah, aku langsung dapet ide buat ngambil sejenis dandelion gitu.
pas udah ngambil si dandelion, tinggal mikir filosofinya aja. soalnya, para kakak-kakak kelas itu dengan wajah garangnya bilang, "jangan asal ambil ya..."
so I thought, the philosophy's better be good!
jadi, setelah ngambil dandelion, otakku yang kreatif (NOT) langsung kepikiran suatu filosofi.
Dandelion itu kan kalo ditiup terbang. Sama kayak diri saya yang suka berpetualang.
Itu kata-kata bullshitnya.
kalo ada diantara kakak-kakak senior itu yang nanya buktinya apa, aku rencananya mo nantangin balik aja. kira-kira kalimatnya bakalan kayak gini,
Saya udah pernah ke berbagai macam tempat, Kak. Udah pernah tinggal di pedalaman Sulawesi, udah pernah ke Inggris, Perancis, Belanda, Kanada, Cina, Hong Kong, etc...etc...
dijamin kakaknya bakalan eneg banget ngeliat muka-ku dan ngedenger jawabanku.

yang lucunya, pas lagi ditanyain tentang esensi yang bisa kita ambil di hari itu,
salah seorang anak yang mempunyai jabatan sebagai wakil ketua angkatan 2006 bilang dengan lantang di depan danlap dan para panitia lainnya,
"acara MPAM membosankan!"
si anak yang bernama Suresh itu langsung 'dikondisikan' oleh keamanan.
kalo zaman dulu kala, mungkin anak yang bernama Suresh itu hanya tinggal nama.
Lagian bego sih... masa ya ngomong kaderisasi-nya ngebosenin didepan seluruh panitia.
dong-dong-dong-dong-dong-dong-dong-dong-dong-dong-dong! (gaya dan nada Indi Barens dan Indra Bekti)

Trus kan akhirnya acara kaderisasi yang melelahkan itu berakhir juga.
Sore-nya, mamaku nelepon.
As usual, she asked me how I was doing and whether or not I have any stories to tell her.
Yah, aku bilang-lah soal kaderisasi itu ke mama.

Yang lucunya, mamaku malah mencerminkan diriku seutuhnya dan deskripsi orang Batak tulen pada umumnya.
Kira-kira percakapan via telepon kami kayak gini,
Aku: "Ma, tadi osjurnya dimarah-marahin loh..."
Mama: "Dimarah-marahin? itulah... salah sendiri mau ikutan ospek!"
aku yang tadinya mau ngadu dan bersedih-sedih ria malah jadi pengen nangis campur ketawa.
gimana enggak?
maksud aku cerita ke mama kan tadinya pengen mendengar kalimat-kalimat support itu dari mulut beliau.
seperti, "Ah... kakak kelasnya kan paling juga cuma pura-pura... sabar ajalah, jangan dimasukin ke hati..."
tapi, kalo mamaku sampai mengeluarkan kalimat kayak gitu, bukan mamaku namanya.

instead, pembicaraan kami malah berlangsung lebih seru, dengan aku tambah dimarahin.
mama: "emang apa gunanya masuk himpunan? ngaruh sama nilai pelajaran gak?"
aku: *bingung* "enggak..."
mama: "Tuh kan... ngapain ikut? nyapek-nyapek-in diri sendiri aja... Mana acaranya setiap hari sabtu-minggu... Pantesan aja si Andhika (salah seorang temenku yang non-himp) gak mau masuk himpunan. Buktinya emang cuma dapet capek doang..."
aku: diam seribu bahasa
mama: "emang tadi dimarah-marahinnya kayak gimana?"
aku: "yah, biasalah... dimarah-marahin khas ospek. dicari-cari kesalahannya gitu..."
mama: "emang siapa sih yang marahin? temen-temennya juga bukan? anak-anak 2005 kan? (aku habis pertukaran peajar dan seharusnya angkatan 2005, jadi yang ngospek aku sebenernya banyak temen-temen yang dulunya seangkatan pas SMA)"
aku: "Iya..."
mama: "Yaudah bilang aja ke temennya, 'Lu ngapain sih marah-marahin gua? batal tau gak puasa lu! Norak tau gak sih marah-marahin gua'"
aku: "....." *speechless*
mama: "Ada cerita lain lagi gak?"

dan dengan 'gampangnya', pembicaraan kami mengenai ospek-ku berhenti sampai disitu.

terlihat bukan kalau mamaku itu berbeda dengan ibu-ibu pada umumnya?
terlihat pula sifat ke-batak-an mamaku yang gak akan pernah hilang?
tidak lupa pula terlihat bahwa sifat batak-ku menurun dari siapa?
yang pasti jelas terlihat adalah mamaku rocks!!!

Ada juga satu hari dimana si danlap bilang dengan lantang.
"aku belum melihat semangat Raksa Bumi ada disini. Aku hanya melihat semangat perseorangan untuk datang kesini. Kami tidak butuh orang-orang individualis!"
aku sih langsung mikir jangan-jangan sang danlap pernah main-main ke blog ini dan baca tulisan pengakuan diriku bahwa aku adalah seorang individualis...
hehehe!

ah, masih banyak deh cerita lucu yang bisa aku tulis disini soal kaderisasi.
cuman, agak males juga nulisnya...
soalnya nanti kalo dibaca ama kakak kelas, kesannya aku seneng dikader lagi...
kesannya nanti kaderisasi itu banyak banget kenangannya dan kaderisasinya dilama-lamain.
hahaha!
ge-er banget sih si gue!!!

ah, whatever!
kaderisasi, cepatlah berakhir!!!!

Wednesday, October 03, 2007

cool thing

Kalo ngeliat blog-ku, dibagian kanan bawah pasti ada kotak kecil yang disupport oleh goodreads.com dan bisa menginformasikan buku apa yang lagi aku baca.
Nah, sekarang ini aku lagi baca komik Kartun Riwayat Peradaban Jilid II, salah satu komik yang gak pernah aku sesali pembeliannya, soalnya keren banget!
Sekarang aku baru sampe bagian dinasti-dinasti-an Cina. Sebelnya, aku kan gak baca komik ini dalam sekali duduk. It’s really hard for me to keep track of the person sitting in the dynasty now.
Tapi ada satu quote yang keren banget nih.

Bagaimanapun juga, pemerintah Cina sekarang (komunis) tidak memandangnya sebagai kejahatan, melainkan sebagai pencapaian progresif pembangunan bangsa!
A: “Bahkan-glek-membunuh cendikiawan?”
B: “Kamu tidak bisa membuat omelet tanpa memecah telur!”

Seriously, Larry Gonick is a real genious!

Monday, October 01, 2007

oleh-oleh


jadi ya, selama bulan Ramadhan ini, aku dapet dua kali kesempatan di-evaluasi sama beberapa temen.






yang pertama kali itu di ajang kaderisasi alias osjur alias Masa Pembinaan Anggota Muda (MPAM).

standar, setiap orang lain dalam kelompokku disuruh nulis tentang kebaikan dan kekuranganku.

here they are...




Seperti yang udah bisa dibaca sendiri, jawaban dari temen-temenku tuh gak bervariasi. Kebanyakan bilang kalo aku galak.


Hahahaha!


No comment.


You have to really know me in person to know what 'galak' means.


Trus-trus oleh-oleh yang kedua adalah dari buka bareng kelas 3IPA2 beberapa waktu yang lalu.

Mirip-mirip sama yang sebelumnya, bedanya ini adalah tulisan temen-temenku yang garila tentang kesan selama mereka mengenal aku.



intinya, isi kedua kertas ini kurang lebih sama.
aku yang galak tapi sebenernya baek hatinya.
lol
btw, soal aku galak ato enggak itu, maklum lah ya... aku orang Batak nih... udah galak dari sana-nya kayaknya.
peace!

Wednesday, September 26, 2007

The Beau Sisters

Baru ngebongkar-bongkar cd lama.
and I found one of the first cds that I bought (I used audio cassettes before). A compilation cd called MTV First.
one of my favorite songs in that cd is this following song.

The Beau Sisters - Crushed

Always thought someday you would notice me
More than friends you would see me differently
Then I heard you're so in love with her
And now where am I

I'm crushed, so crushed
'cause I always thought that it would be the two of us
And I'm dying inside
Every time I see you walking hand in hand
It just makes me cry
my tears don't seem to dry
And that's why, I'm crushed

Used to be couldn't wait to talk to me
You would share your secrets
you would share your dreams
you would tell me everything
Now It's her who gets to be your girl
And kiss your lips

I was getting up the nerve to finally tell you all the things I feel for you
Now everything is wrong the chance is gone
She's come along and ripped my dreams in two


don't get me wrong.
this song is not intended to be dedicated to someone or some tragedies in my life.
I simply like it.

Tuesday, September 25, 2007

loh?

in a sudden, rainy season is here.

really weird.

I know it's September and it's supposed to be normal to have some pouring rain.

but it's coming much too sudden.
and much too weird.

It's been cold, with the windchill and all, in the morning.
and it's getting very hot around lunch hour.
and suddenly it's pouring rain at 2 pm.

yesterday, the rain did not stop until it was very late at night.

probably the end of the world is really getting closer.

Thursday, September 13, 2007

Hari Pertama di Bulan Ramadhan

Sebelumnya, mau ngebilangin dikit dulu kalau dalam Islam, hitungan harinya dimulai malam hari. Makanya malam sebelum hari pertama puasa itu udah tarawihan.
Jadi sekarang aku mau mulai cerita dari kemaren malam, malam pertama tarawihan.


Ternyata, di hari pertama di bulan Ramadhan kali ini banyak banget kejadian yang terjadi.


Dimulai dari malam harinya.
Aku nyampe rumah sekitar jam 8 malam.
Yup! pulang malam lagi gara-gara kaderisasi-kaderisasi-an itu.
Pas nyampe rumah, setelah mandi dan ganti baju, aku melakukan ritualku berikutnya. Makan sambil nonton TV.
Pas nonton TV aku kaget banget ternyata ada gempa yang berkekuatan 7.9 skala Richter mengguncang Pantai Barat Sumatra.
7.9 skala Richter tuh kenceng banget kayaknya. yang seremnya gempa itu terjadi di laut dan berpotensi tsunami kata BMG.
Aku yang seharian berkutat di kampus sama sekali gak tau kalo ada gempa sore itu di wilayah Sumatra.
Wah, ternyata ada satu hal negatif yang diakibatkan oleh acara kaderisasi-an ini. Aku jadi terlambat tau berita sepenting gempa 7.9 skala Richter.



Trus akhirnya besok harinya, mulai puasa deh.
Betapa beruntungnya aku karena aku mulai kuliah baru jam sebelas, jadi aku bisa tidur dulu sesudah matahari terbit.
Pas nyampe kampus, banyak banget orang yang pada lemes gitu.
Semuanya beralasan 'puasa'.
Kalimat-kalimat yang banyak keluar hari ini adalah,
"Aduuh... disuruh pindah-pindah mulu! udah tau lagi puasa, geraknya kan susah..."
"Aduuuhhh... gue ngantuk banget nih!!!"
Biasa lah ya... hari pertama puasa, orang-orang pada pake alesan yang sama.


Yang lucunya ya, kan pas nyampe rumah aku nonton TV sambil makan, seperti biasa. Pas nonton Metro TV, my fave private tv channel. Nah, aku kan nonton program acara Suara Anda. Pas di Suara Anda itu, ada berita tentang sebuah kantor instansi pemerintah di Tangerang yang di-inspeksi dadakan sama walikota Tangerang. Hasilnya adalah kantor itu cuma terisi oleh kurang lebih 50% karyawan.

Yang tambah lucu lagi, yang nelepon ke Suara Anda itu adalah pegawai pemerintahan, trus pas ditanya oleh Virgie Baker,

"Bagaimana tanggapan Bapak terhadap berita ini?"

si bapak itu menjawab dengan tenangnya dan sambil ketawa-ketawa.

"Ah, itu emang udah biasa. Sebelum puasa dan nanti sesudah Lebaran. Kalau puasanya mulai hari Kamis, biasanya kita baru masuk hari Senin."

Trus kan Virgie Baker-nya nanya lagi, "Kenapa tuh, Pak?"

Si bapak menjawab lagi, masih sambil ketawa-ketawa, "Kan anak sekolah juga libur..."

Virgi Baker sekarang yang gantian senyum-senyum. "Anak Bapak libur, Pak?" si bapak menjawab iya. "Jadi kalau anak Bapak libur, Bapak juga ikut libur ya, Pak?"

Lagi-lagi "Iya" yang keluar dari mulut bapak itu.

Akhirnya Virgie Baker cuma bisa bilang, "Baik, Pak. Terima kasih. Selamat malam."

Hahaha!

Gimana caranya Indonesia mau maju???

Satu hal lagi yang terjadi di euforia bulan Ramadhan ini.

Rumahku itu letaknya dipinggir jalan. (yaiyalah! masa rumah ditengah jalan????)

Di depan rumahku itu jalan raya yang cukup ramai dilewatin orang. Nah, Setelah orang-orang sibuk berbuka puasa di hari pertama di bulan Ramadhan dan shalat Maghrib, mulai deh jalan di sekitar rumahku rame. Orang-orang pada rebutan ke Mesjid. Kayaknya seluruh kompleks numplek di Mesjid semua. Euforia.

Yang anehnya, pas orang-orang lagi sibuk dengerin ceramah di Mesjid, dan aku lagi sibuk dikamar sendiri, tiba-tiba bunyi petasan keras banget.

Segerombolan anak-anak gitu udah mulai main petasan di hari pertama di bulan Ramadhan. Bunyi-nya keras banget, sampai aku ngerasa kalau petasannya sebenernya dilemparin ke my very own halaman.

Tapi I admit sih, kalo bulan Ramadhan tanpa suara-suara petasan gak rame juga. Tapi lagi, kalo hari pertamanya aja udah banyak petasan, gimana nanti malam takbiran?

Well, whatever happened in the first day of Ramadhan, semoga semua amal ibadah kita diterima oleh Allah SWT. Amin...

Tuesday, September 11, 2007

I finally did it

right.

I finally did it.

went out together with my all-time-crush. that is.

it felt weird. really.

I mean, I never imagined that the day would finally come.

I think I looked okay on the outside.
I mean, not "okay" as in pretty or sumthin.
but the kind of "okay" as in calm.
I don't think I looked nervous. I don't think I felt that I was not supposed to be my own self.
even though deep in my heart I could feel its beat increased a lot but I think I could overcome it.
I'm so proud of myself!
LOL.

One of my friends actually suggest me to put on some make up or something.
and I thought she must have went nuts.
I would never!

When it got closer to the time that we had to meet, my heartbeat went faster.
when I finally met him, I thought I was gonna be dead.
First, one friend saw us.
and then another two friends of mine saw us in my car.
then, in Blitz another one of my friends saw us walking out of Blitz.
I suddenly got an instinct that today will be a big topic to discuss between my friends.

and, guess what?
I was right.

right away, my friends were gossiping about me.
one sms after another came to my cell, asking me about how my day went by.
they even made an inisiative to called this whole going out with my all time thingie a date.
oh my God!

whatever.
I had a great time today.

and I guess that's all that matters...
(well, except that whether or not he had a good time with me today. lol)

Opera Jawa

Akhirnya, setelah sekian lama gak ke bioskop (film terakhir yang aku tonton adalah The Simpsons Movie aja gitu loh…), hari ini aku nonton lagi di Blitz.
Gak tanggung-tanggung, film yang kali ini aku tonton adalah the latest piece of Garin Nugroho, Opera Jawa.

Aku ngerasa klo filmnya aneh banget…

ha! sebelum aku lanjutin, SPOILER ALERT!!!!!

Well, salah aku juga sih, I should’ve known what I had to expect.
Judulnya aja Opera Jawa. It means that film-nya bakalan berbentuk opera. Ditambah lagi dengan cerita dari ibu Ayesha Avanti bahwa katanya Mira Vitania, salah satu teman kami berdua mengatakan bahwa Opera Jawa itu opera banget.
Tapi ya, maklumlah, aku belum pernah nonton opera dengan mata kepalaku sendiri. Pernah sih waktu SMP nonton sesuatu yang mirip opera, tapi namanya sendra tari. Trus juga waktu aku jalan-jalan ke beberapa bagian Negara Indonesia, aku juga pernah nonton berbagai macam pertunjukan tari. Pertunjukannya diiringi dengan nyanyian juga. Tapi kebanyakan nyanyian di dubbing. Jadi, apakah itu opera???
Oh ya, aku juga udah pernah beberapa kali nonton Operet Bobo. Sejak dari zaman SMP sampai liburan Juli kemaren, aku adalah penikmat setia Operet Bobo. Tapi, apakah operet sama dengan opera? Kayaknya harus buka Encarta atau wikipedia dulu yah…

Nah, pokoknya, aku nonton film itu and I didn’t know what to expect.
Dari awal sampe akhir isi film-nya adalah nyanyian dan tarian.
Macem-macem nyanyian-nya dan tariannya. Ada tarian/nyanyian lagi sedih, seneng, ragu-ragu, dan lain-lain.
Dari awal sampai akhir bahasa yang dipake adalah Bahasa Jawa semua. Alhamdulillah ada Indonesian subtitle-nya. LOL.
Dari awal sampe akhir juga, banyak banget adegan-adegan yang gak aku ngerti.
Dan dari awal sampe akhir, aku ngomentarin banyak banget hal yang ada di film itu. Semoga orang yang duduk di sebelah kiriku gak sebel ya sama ocehan-ocehanku. LOL.

daripada ribet-ribet, to the point aja lah ya...

Hal-hal yang bikin aku suka Opera Jawa:
1. orang-orang itu menari-nya keren banget!!! Soalnya aku tau gimana perjuangannya dipaksa untuk bisa menari di zaman SMP dulu.
2. Artika Sari Devi-nya cantik banget! dan dia mainnya kayaknya all out banget. it's her first movie gitu...
3. properties-nya gila-gilaan!!! dapet darimana aja ya itu bo?
4. siaran radio-nya yang pake Bahasa Jawa. Lucu banget!
5. keukeuh pake Bahasa Jawa. Kosa kata Bahasa Jawa-ku jadi bertambah deh...
6. endingnya yang meleset dari dugaanku. Kirain endingnya bakalan, "they finally live happily ever after." tapi ternyata enggak. Yey!

Hal-hal yang bikin aku sebel sama Opera Jawa:
1. LELET!!!! buset dah ah! misalnya ya adegan yang si Siti-nya mau ngikutin selendang merah Ludiro itu. kan ada seorang laki-laki yang bertugas menjaga Siti. Udah dihalang-halangin, eh, bukannya Siti-nya dikejar, malah bisanya cuma diliatin doang.
2. nyanyian-nya bikin ngantuk. Awal-awal sih aku masih tahan. Akhirnya pas adegan ibunya Ludiro di pantai nyanyi dan nari pake baju item, aku udah gak kuat lagi.
3. banyak adegan jorok. darah sapi kemana-mana, tanah liat diusapin keseluruh badan, dll.
4. pemotongan alias sensor adegan snogging-nya Artika dan lawan mainnya Martinus Miroto, jelek.
5. Kok semua lawan main Artika gak ada yang layak pandang semua ya? gak cakep maupun cantik. mungkin yang dicari yang pada jago nyanyi dan nari ya...
6. Gara-gara nonton Opera Jawa, aku jadi tambah sering mikir, "dasar orang Jawa!" which has slightly bad meaning=racism.

Bener kata Boy, one of my friends, "Gue sih suka filmnya. keren banget! soalnya gue juga suka film-film festival gitu..."
Bener juga kata Nico, another friend of mine, "Kayaknya orang yang suka nonton film Hollywood mah gak bakalan suka film itu."

jadi ya, simpulin aja sendiri lah...

Monday, September 10, 2007

kaderisasi part 2

alrite, seperti yang udah aku tulis di postingan sebelumnya, aku skarang ini lagi ngikutin kaderisasi buat masuk Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan.


Nah, ternyata ya, aku baru ngerti kemaren bahwa proses masuk himpunan itu ribetnya bukan main.
Sistem dan segala macam AD ART-nya tuh gila-gila-an. I felt like my brain rejects every single thing regarding about AD ART. lol


Jadi gini, di HMTL itu, kalo anak-anak baru yang baru masuk TL itu udah otomatis jadi anggota baru. Untuk bisa jadi HMTL, anak-anak baru itu haru melewati masa pembinaan anggota baru. which what I went through this past few weeks. setelah itu, jadilah anggota muda HMTL.
Nah, pas udah jadi anggota muda HMTL, para anggota muda harus magang di berbagai macam departemen yang ada di HMTL dan tetep mengikuti masa pembinaan anggota baru.

kalo banyak kerjanya, diterima jadi anggota biasa.
kalo kerjanya dikit, gak tau deh nasibnya gimana.


ribet ya bo?


Trus kan ya, di postingan sebelumnya aku juga udah nulis tentang tugas disuruh bikin performance art.
Nah, ternyata-oh-ternyata, nampilin performance art di depan senior-senior HMTL itu gak jadi hari Rabu kmaren. Jadi nampilin performance art ini baru kemaren, Minggu (9-9-'07).


Acara hari Minggu kmaren tuh heboh banget deh.
jadi kan pagi-pagi disuruh ngumpul jam 7. angkatan si gue pengennya anak-anaknya pada ngumpul dari jam 6. yah, otomatis banyak yang telat bangun lah ya bo, it's only natural.
Tapi akhirnya ngumpul juga lah anak-anaknya. udah baris-baris gimana-gimana gitu, kita akhirnya mobilisasi ke HMTL.
Pas mau masuk ke wilayah HMTL, kita disuruh nunggu dulu. Kita sih mikirnya kakak-kakak HMTL itu pada belum siap. jadi kita masih sempet berisik-berisikan dulu di sekitar plano.
trus pas akhirnya kita disuruh ke depan HMTL dan ketemu sama danlap, kita dibilangin telat 2 menit. semena-mena.
well, emang sih gak ada hukuman apa-apa. dan kalo orang Indonesia bilang sih, "ah... cuman dua menit..." but still, gitu loh... I don't like to be accused being late when I'm totally not.
Kalo jam-nya beda, mbok ya jangan accused macem-macem dong, kak!



Habis itu kita langsung di bagi kelompok gitu. trus kita di kasih macem-macem clue dan kita harus ke tempat-tempat di dalam kampus.
pas maen clue-clue-an gitu, lumayan rame sih. kakak-kakak senior-nya pada jagoan banget bikin clue.
contohnya aja ya, "Lani dan Asri menangis bersama." that's the clue.
Tempat apa coba itu? Lani dan Asri tuh siapa lagi? ngapain mereka nangis barengan?
Anehnya ada aja orang yang kepikiran.
"Oh!!! WC Jomblo!" (aka WC yang dipake buat syuting film Jomblo)
Inget film Jomblo kan? nah, Nadia Saphira berperan sebagai Lani dan Rianty Cartwright berperan sebagai Asri. ada adegan yang mereka berdua nangis barengan di WC deket Aula Barat. Sejak film Jomblo, WC deket Aula Barat yang dibuka kalau ada acara di Aula Barat itu dikenal dengan nama WC Jomblo.
kreatif abis!


Pas di berbagai macam pos juga ada yang asik dan ada yang kurang asik.
Well, yang kurang asik ya standar lah ya...
pos-pos yang emang isinya senior-senior yang bener-bener senior. Gak ada haha-hihi dan banyak kalimat-kalimat yang intinya bilang, "kok kalian pada loyo sehhhh???"

Kalo pos yang asik, beda-beda.
Aura senior-nya masih keliatan, walaupun begitu tetep aja gak kerasa rese.
Ada pos yang ada game-nya, dapet hadiah pula. Ada pos yang biasa-biasa aja, tapi kakaknya ngejelasin dengan santai dan enakeun gitu.
Ada juga pos yang gila-gilaan. Pas baru dateng, ketua kelompok harus lapor seperti ini,
"Lapor! Kami Kelompok 5 siap diapa-apain!"
dan pas pulang harus lapor seperti ini, "Lapor! kami kelompok 5 sudah selesai diapa-apain!"
sinting.

Trus pas akhirnya udah selesai, kita dikasih beribu-ribu patah kata dari salah satu petinggi-nya TL.
acara maen clue-clue-an dan ngelilingin kampus itu selesai sekitar jam 12.
enggak taunya kita disuruh ngumpul lagi jam 16.45 buat performance art.
nyusahin banget ya?

Habis bubaran, angkatanku yang penuh dengan inisiatif menyatakan bahwa si ketua angkatan dan orang-orang yang berkenaan dengan performance art itu pengen kami ngumpul jam 2 lagi buat gladi bersih.
Aku, yang rumahnya jauh (NOT) protes keras. Harus ngambil berbagai macam peralatan dulu ke rumah, trus balik lagi ke kampus, jam dua mah namanya keterlaluan.



Tapi ya, akhirnya aku pulang dulu juga. Ngambil peralatan dll.
Dirumah gak sempet ngapa-ngapain banget.
Sampe akhirnya secepet-cepetnya aku pun di rumah, tetep aja nyampe kampusnya lagi jam stengah 3.
Nyampe kampus, pake ada acara gladi bersih dulu nih.

Jadi deh gladi bersih performance art-nya.
trus karena kebanyakan gaya-gaya-an dan lenje-lenje, terlalu santai deh.
Udah gitu, pas udah sepuluh menit sebelum jam disuruh ngumpul ama kakak-kakaknya, kita baru pada berlari-larian dari lapangan Sipil ke lapangan parkir deket GKU Timur.
Habis itu kita digiring ke amphitheatre milik Arsitektur.
Trus, langsung performance art deh.

Gak aku sangka, performance art-nya dapet tanggapan positif dari para kakak HMTL.
yeah, walopun mereka muji-nya setengah hati. (wajar sih, segala pujian kan emang milik Allah. huahaha! blagu banget tuh nulis kayak gitu!)
contoh muji, "Menurut saya sih bagus performance art-nya. cuman ada koreksi-an sedikit. Tapi mungkin itu dari panitia yang lain aja deh dan diomonginnya nanti aja bareng-bareng."
ada juga yang, "Tadi performance art-nya cukup bagus banget. tapi ada bagian-bagian yang tiiiiiiitttt (kakaknya men-sensor omongannya sendiri). "
Yang lucu juga, "kalian tadi liat gak pas kalian nyanyi Heal the World ada teteh yang nangis? Lagu itu tuh emang lagu yang kita pake di angkatan 2004 juga. Berarti kalian bagus ya sampe ada teteh yang nangis?"
tapi ya, sutralah ya. kakak-kakak HMTL senang dihibur, aku dan teman-teman juga senang karena tugas itu selesai juga.

Habis performance art itu, aku pikir kita disuruh langsung pulang.
Gak taunya disuruh shalat maghrib berjamaah dulu dan mentoring-mentoring-an dulu.
gagal deh impian pulang cepet hari Minggu itu.

Habis semuanya selesai shalat, kami trus digiring ke depan HMTL.
di depan HMTL dites baris-berbaris dulu. Formasi standar, cara ngitung jumlah manusia yang datengnya, dan formasi NIM 15 banjar.
Seperti biasa, kami ini menerima banyak tekanan.
harus ngebentuk formasi NIM 15 banjar dengan 121 orang dalam 19 hitungan-lah.
berbagai macam panitia yang keliling-keliling dan nyelip-nyelip diantara barisan dengan tanpa gentar-nya menyemprot kita dengan ejekan-ejekan. e.g) "Yakin bisa? yakin bisa? kalo gak bisa awas ya!"
trus lagi danlap yang dengan setia mengucapkan berbagai macam kalimat, "Kami tidak mau angkatan yang LELET! Kami mau angkatan yang SIGAP! bukan GAGAP!" (it's a rhyme, I know!)
habis itu mulai deh ketua kaderisasi yang punya hobi kaderisasi juga maju ke depan dan ngasih beribu-ribu patah kata lagi. Kami dikasih surat pernyataan yang inti isinya adalah kami mengikuti segala kegiatan kaderisasi ini secara sadar dan tanpa paksaan dari siapa pun. Ketua angkatan kami pun dicaci dan dipertanyakan kelayakannya untuk memimpin angkatan kami.
mengingat obrolan aku dengan seorang teman yang udah lebih dulu masuk HMTL sehari sebelumnya,
"Tapi aku males nih osjur-osjur-an." Kata aku.
"Yah ikutin aja lah, Alien. Kan orang yang bekerja dalam tekanan bisa berkembang lebih pesat."
aku dan seorang teman lainnya (yang adalah salah seorang non-himpunan) langsung menjawab, "enggak ah!"
aku jadi ngerti apa dasar pemikiran para petinggi-petinggi di seluruh himpunan di ITB.

habis itu secara tiba-tiba si ketua angkatan itu dipasangin syal. Katanya sih si ketua angkatan itu sebagai simbol bahwa kami udah diterima jadi anggota muda HMTL.
trus, langsung deh para kakak HMTL nyanyi hymne HMTL dan mepertontonkan 'Gemuruh' mereka.
setelah beberaparatus patah kata lagi oleh ketua kaderisasi, kami dibubarkan.

Sebenernya ya, gak kerasa juga sih bedanya jadi anggota muda dan anggota baru apaan.
toh anggota muda juga belum dapet jaket himpunan yang menjadi salah satu tujuan banyak orang untuk masuk himpunan (biar bisa gaya-gaya-an pake jahim). Anggota baru juga belum boleh masuk ke sekre HMTL apalagi mempergunakan berbagai macam fasilitas yang ada di dalamnya.
Jadi ya, sekrang sih aku lagi nungguin apa yang bakal terjadi dengan status keanggotaan muda ini.

Lucunya, malem-malemnya seorang temen langsung ngesms aku, "Selamat ya udah dilantik jadi anggota muda belia. Semoga cepet-cepet dilantik jadi anggota tua bangka."
hahaha.
semoga.

kaderisasi...

cepatlah berakhir....


p.s. inget kan kalo si gue ini adalah a spoiled individualist? *wink*